Antara Guru dan Murid
 
Jericho Sunfire: Peralihan ke Breatharianisme    Bagian ke 3
Bagian ke 1
Bagian ke 2
Bagian ke 3
Download    

Program ini mendiskusikan kemungkinan breatharian, atau hidup tanpa konsumsi makanan dan bukan instruksi yang lengkap. Demi keselamatan diri Anda, mohon untuk tidak mencoba berhenti makan tanpa bimbingan memadai dari ahli. 

PEMBICARA: Dalam kitab suci, tubuh manusia sering disebut sebagai bait Allah. Namun, sungguh suatu hak istimewa bagi setiap jiwa jika ia dapat menempati kediaman suci yang dihuni oleh Sang Ilahi. Sungguh suatu berkah jika kita dapat terlahir sebagai manusia. Dalam beberapa kesempatan, Maha Guru Ching Hai telah berbicara tentang langkanya kesempatan ini:

Maha Guru Ching Hai: Sangat sulit agar dapat bereinkarnasi ke dunia manusia. Kita harus memiliki cukup Kualitas Manusia. Kita harus memiliki jodoh dengan orang tua dan masyarakat, dengan orang di sekitar tempat kita dilahirkan. Sangat sulit.

Untuk menjadi manusia, kita membutuhkan sejumlah pahala dari perbuatan baik yang telah kita lakukan di masa lampau. 

PEMBICARA: Sebagai bait Allah yang hidup, tubuh manusia dilengkapi sepenuhnya dengan keajaiban luar biasa yang dapat dibangkitkan dalam diri mereka jika mereka bangkit secara spiritual dan memiliki keyakinan penuh kepada Pencipta segala kehidupan.

Inedia, bahasa Latin untuk “puasa,” adalah kemampuan manusia untuk hidup tanpa makanan. Sejak dahulu kala, sudah ada individu-individu yang dapat menopang dirinya sendiri dengan prana, atau daya hidup vital. Melalui berkah dari Sang Pemurah, para inediat, mereka yang mengikuti gaya hidup tanpa makanan, dapat mengambil energi dari alam untuk memberi makan dirinya: 

Maha Guru Ching Hai: Mereka hidup dari chi yang berasal dari tanah atau dari hutan, dari matahari, serta dari udara. Mereka memanfaatkan semua itu. Atau mereka hidup dari kasih. Dari kasih saja.

PEMBICARA: Individu tersebut dikenal sebagai breatharian, solarian, waterian, atau pranarian, dan mereka ada dari segala latar belakang kehidupan, kebudayaan, dan dari seluruh sudut dunia. 

Tentu saja segala hal dan keajaiban dalam hidup ini berasal dari Sang Pencipta yang murah hati yang telah merancang kita tanpa batas; kita hanya perlu terhubung ke dalam untuk mengenali hadiah berlimpah kita sebagai anak Tuhan.

Maha Guru Ching Hai dengan penuh kasih merekomendasikan serial mingguan dalam Supreme Master Television yang memperkenalkan individu-individu ini, baik di masa lalu maupun sekarang yang telah memilih untuk hidup tanpa-makanan di Bumi. Semoga kisah spiritual mereka memikat Anda; semoga hati Anda terbuka dan wawasan Anda berkembang.

Sekarang kami ajak Anda untuk mengenal, “Jericho Sunfire: Transisi Menuju Breatharisme,” dalam acara Antara Guru dan Murid.

Jericho Sunfire adalah pelatih kebugaran pribadi yang breatharian. Beberapa waktu lalu, koresponden Supreme Master Television bertemu dengan Jericho di salah satu kamp pelatihannya di Meksiko. Selama kunjungan itu, Jericho berbagi bersama kami tentang gaya hidup bebas-makanannya dan bagaimana ia berevolusi menjadi seorang breatharian.

Dalam serial ini, Jericho berbicara secara mendalam tentang proses yang telah ia lalui untuk menjadi breatharian. Kisah perubahan hidup Jericho dimulai saat ia berhenti makan makanan yang dimasak dan hidup hanya dari buah.

Jericho Sunfire: Sewaktu saya masih di Bristol, saya menjadi fruitarian. Itu adalah pengalaman yang sangat fantastis, itu yang dapat saya katakan. Sekarang saya berjuang mencari kata-kata untuk menggambarkan apa yang sesungguhnya terjadi, tentang momen pertama itu.

Suatu hari saya terbangun seperti hari biasanya, pagi biasanya, dan saya merasa tersumbat, seperti terhenti, tertekan - saya tak mengerti mengapa. Ketika sudah waktunya untuk mencari sesuatu untuk dimakan, saya tak ingin melakukannya. Ada sesuatu yang tidak benar. Dan saya berusaha untuk terus menjalani pagi itu tetapi saya tidak bisa melakukannya, ada sesuatu yang tidak benar. Apa yang terjadi adalah saya harus memaksa diri saya untuk makan, tapi saya sungguh tidak ingin melakukan itu.

Saya mencoba untuk berpikir mengapa, apa yang sedang terjadi, dan biarkan saja, biarkan semuanya berlalu, tetapi saya tidak ingin melakukan itu. Jadi yang saya lakukan adalah hanya duduk memikirkan berbagai hal dan kebetulan saya sedang tidak nyaman. Saya sungguh tak nyaman.

Saya duduk di sana, berpikir mengapa saya tidak merasa nyaman, penuh dengan lendir. Saya bahkan tak bisa menarik napas penuh karena ada banyak lendir di sana. Saya merasa tertekan, dan saya perhatikan, ada sesuatu yang sedang terjadi secara perlahan-lahan untuk sementara waktu. Dan saya mulai berpikir, karena semua yang saya rasakan tidak masuk akal.

Saya hanya melihat ke dalam cermin dan mencari jiwa saya, lalu berkata, “Liburlah satu hari. Pergi keluar dan belilah sedikit buah-buahan.”

Hal itu sangat menarik bagi saya. Jadi saya melakukan itu. Saya ikuti intuisi, dan itulah yang saya lakukan. Saya pergi ke pasar India lokal - itu adalah toko yang amat besar dengan buah-buahan dari seluruh dunia - dan saya membeli melon dan anggur, beberapa mangga, saya selalu ingat akan hal ini, beberapa buah ara basah.

Lalu saya pulang ke rumah dan melahap buah itu seperti tak peduli dengan siapa pun. Dan rasanya amat fantastis, terasa sangat alami, sepertinya saya selalu melakukan itu. Tapi kenyataannya adalah sebaliknya, saya jarang makan buah. Jadi, Surga mengetahui mengapa saya ingin buah pertama saya, tapi seperti yang saya katakan, itu sungguh berdering, dering alarm, karena itu hampir merupakan pertama kalinya saya sadar akan intuisi saya sendiri dan mendengarkannya. Dan seperti yang saya katakan, saya merasa fantastis. Hal itu bagaikan udara segar total, hanya kelegaan total, dan secara harafiah saya bisa merasakan tubuh saya, seperti, “Oh, kita tak perlu makan semua makanan lain lagi.”

Seminggu penuh saya melakukannya dan saya tak punya nafsu untuk apapun - saya hanya ingin buah. Setelah hari ketujuh, bang! - detoksifikasi terjadi. Saya tak sadar akan hal ini sama sekali. Saya telah membaca sepintas beberapa buku makanan mentah atau sesuatu seperti itu, tapi saya sungguh tak punya akses internet untuk mencari atau meneliti pada saat itu.

Saya ingat telah memesan beberapa majalah tentang fruitarian – majalah itu bahkan bukan majalah, lebih mirip pamflet. Dan sebelum itu, saya bahkan tidak menyadari bahwa fruitarian ada – saya pikir bahwa saya adalah satu-satunya. Saya berpikir untuk menciptakan kata itu, karena saya pikir, “Veganisme, karena saya makan buah-buahan, jadi itu adalah fruitarisme.”

Periode bulan madu sudah berakhir, detoksifikasi tiba. Saya pusing selama 7 hari, selama tujuh hari lebih saya di atas tempat tidur dengan gejala seperti flu berat, dan saya bahkan tidak tahu. Bagi saya, itu hanya flu. Bagi saya, itu hanya seperti, “Yah, oke, saya terkena flu, waktu yang tidak tepat.” Saya bahkan tidak berpikir tentang detoks, tidak berpikir tentang pembersihan, karena saya tidak tahu apa-apa tentang hal itu.

Pada dasarnya, setelah itu saya melakukan apa yang dilakukan semua orang, saya menyalahkan buah-buahan yang membuat saya sakit, buah-buahan yang membuat saya menderita flu. "Kalau buah-buahan sangat sehat, saya tidak akan menderita flu itu.”

Jadi, saya kembali makan makanan yang dimasak lagi, itu adalah penegasan bagi diri saya bahwa itu adalah arah yang salah untuk diikuti, itulah yang menyebabkan masalah saya pada mulanya.

Setelah merasa baikan... saya telah merasakan sedikit perbaikan dalam diri saya. Saya merasa lebih ringan, saya merasa lebih positif, saya merasa seperti sebuah beban terlepas dari pundak saya.

Jadi ketika saya kembali ke apa yang biasanya saya makan, makanan yang dimasak dan makanan yang diproses, semua masalah itu kembali, benar-benar cepat. Jadi itu adalah penegasan bagi saya bahwa saya benar, itulah masalahnya: makanan yang dimasak, dan karena itulah saya tidak ingin makan karena sepertinya tubuh saya telah cukup mengalami detoksifikasi.

PEMBAWA ACARA: Selama tubuhnya mengalami detoksifikasi, tak pernah timbul dalam diri Jericho untuk mencari bantuan medis untuk keadaannya. Dengan keberanian dan intuisi, ia meneruskan pola makan barunya, bereksperimen dengan tubuh dan hal yang bisa ia tangani, dan maju sedikit demi sedikit untuk membebaskan dirinya dari ketergantungan pada makanan yang dimasak.

Jericho Sunfire: Alat yang saya gunakan untuk melewati masa itu - pada mula-mula saya tidak punya apa-apa. Kenyataannya, alat yang saya pakai untuk melewati masa itu adalah makanan yang dimasak. Dan dengan melakukan itu, pada dasarnya itulah cara saya tahu bahwa ketergantungan kita pada itu bagaikan pengobatan.

Saya menyelinap keluar pukul dua, setengah tiga dini hari untuk mendapatkan French fries. Tuhan mengetahui mengapa saya harus menyelinap keluar, tapi saya beritahu diri saya, “Saya akan menjadi seorang fruitarian, saya akan menjadi seorang fruitarian, saya akan menjadi seorang fruitarian,” kemudian saya batal. Dan saya menyelinap keluar, seperti saya menyelinap keluar dari diri saya untuk mendapatkan kentang ini dan saya terus berpesta makan.

Menurut pandangan umum, orang akan berkata, “Anda tahu, Anda menderita kelainan pola makan. Hentikan buah-buahan itu dan makan makanan yang pantas.” Tapi itu hanyalah keseluruhan proses pembebasan dari obat. Dan saya sedang melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan pecandu obat, atau pecandu alkohol yang dalam proses pemulihan dapat tergelincir kembali - hal yang persis sama. Tapi kita jangan memandang makanan yang dimasak sebagai obat.

Hal yang paling menggelisahkan bagi saya adalah saya memiliki masa kecil yang keras, yang diteruskan dengan memainkan olahraga keras, Liga Rugby, pada tingkat profesional. Saya bermain untuk negara saya sebagai pemain amatir – dan itu bukan prestasi yang berarti – lalu saya menjadi profesional dan bermain melawan pemain dunia yang terkenal dari berbagai negara, bintang-bintang besar. Jadi saya pikir fruitarian ini akan mudah saja. Tapi tidak, malah sebaliknya.

Dan saya harus menerima itu; ini menjatuhkan saya dengan parah. Itu pukulan besar bagi ego saya dan saya menyadari itu, tekad tidak berarti apa-apa untuk melakukan ini, tidak berarti apa-apa sama sekali untuk menjadi sukses.

Karena, seperti yang saya katakan, saya berpesta makan dan saya kembali makan makanan yang dimasak. Dan itu telah menjadi suatu pola di masa yang vital. Seperti yang saya katakan, pikiran kita selalu selangkah lebih maju. Pada masa yang vital, ketika pikiran kita menjadi sedikit putus asa, ia akan memperdaya kita. Lalu kita akan menemukan diri kita kuat, tapi menit berikutnya kita sedang makan French fries atau apple pie ukuran besar atau apapun.

Jericho Sunfire: Anda akan temukan diri Anda pergi ke luar dan membeli produk yang paling tak dikenal. Tapi kita akan melaluinya begitu saja jika membenarkan diri, “Bagaimana jika saya makan ini? Itu akan baik-baik saja karena hanya ini saja.” Anda akan mengidamkannya. Dorongan kecanduan itu akan membuat Anda memilih hal yang paling edan. Jadi saya tidak mempunyai alat apapun. Karena jelas kekuatan kehendak tidak akan berhasil.

Saya mencoba semuanya. Saya mencoba semua ketangguhan saya, “Saya tidak akan melakukan ini, saya tidak akan melakukan ini.” Saya mencoba semua hal yang memotivasi yang diketahui orang. Semua itu tidak berhasil, hancur berantakan, tidak mempunyai peluang. Proses detoksifikasi saya, kecanduan saya terhadap makanan olahan semakin menjadi-jadi. Tidak ada yang bisa menghentikannya. Jadi satu-satunya hal yang bisa sejujurnya saya katakan yang membuat saya remuk adalah pembersihan.

Siraman air garam bagi saya sangatlah efektif, dan juga menghembus ke pikiran saya untuk menyadari tingkat kotoran yang saya miliki, bahkan setelah tujuh hari, yang ada di dalam diri saya. Dan hal itu membuat saya menyadari pekerjaan yang harus saya lakukan.

Satu hari menjalani hidup sebagai seorang fruitarian bagi saya seperti neraka. Itu adalah neraka sampai saya temukan siraman air garam. Saya habiskan begitu lama hanya untuk mendetoks, membersihkan, karena itu adalah proses yang sangat panjang, sungguh proses yang sangat panjang. Dan itu adalah potongan amunisi saya yang paling efektif (siraman air garam) terhadap apa yang telah saya lalui. Itu adalah setitik cahaya kecil di ujung terowongan saya, terowongan yang sangat panjang dan gelap. Saya bahkan tak tahu bagaimana mulai bercerita kepada Anda betapa beratnya proses tersebut bagi saya.

Orang-orang berpikir Anda bisa menjadi fruitarian dalam dua minggu dan Anda akan baik-baik saja – itu bukan demikian. Itu adalah inisiasi pertama ke tingkat kesadaran yang lebih tinggi, dan cara untuk menuju tingkat kesadaran yang lebih tinggi adalah dengan menghilangkan apa yang merendahkan kesadaran Anda yaitu makanan hasil olahan manusia. Karena jika Anda memikirkannya, makanan olahan manusia tepatnya, buatan manusia, itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan tubuh Anda.

Kebanyakan waktu, saya dalam keadaan sengsara. Tetapi sekali lagi, secara intuisi, saya naik turun. Tetapi itu adalah proses untuk lepas dari makanan olahan dan saya harus melalui proses tersebut.

Saya harus menangani pembersihan. Saya harus menangani pembuangan racun. Saya harus menangani gejala penghentian tiba-tiba dari makanan, penyesuaian terhadap makanan. Otak saya seperti berkata, “Mengapa saya tidak boleh makan ini? Itu adalah apa yang selalu saya lakukan. Itulah apa yang kamu lakukan, lalu kau tiba-tiba memberitahu saya ‘tidak, saya harus makan buah-buahan.’” Menyesuaikan pada banyak tingkat, dan itu tidaklah menyenangkan.

Beberapa dari gejala-gejala detoks yang saya lalui, dan saya yakin, banyak dari gejala ini adalah karena tidak makan makanan olahan selama keseluruhan proses penghentian, segala hal yang membuat kecanduan.

Ada sakit kepala – saya bukan orang yang sering sakit kepala dan saya menderita sakit kepala di bawah leher, sakit kepala yang mengganggu. Sangat mengganggu. Suatu kali saya pergi ke jalanan untuk berkelahi. Siap berkelahi dengan siapapun. Seseorang menubruk saya di jalanan dan saya sudah siap untuk berkelahi atau berdebat.

Jika ada orang yang salah menilai saya di baris antrian, saya akan berdebat. Gejala detoks saya menyerupai penyakit, dalam istilah flu ada di tahap awal tersebut. Kebanyakan yang saya lalui adalah kelesuan; saya sangat lesu, sangat tertekan, dan saya tahu bahwa itu berhubungan dengan proses. Saya tahu itu bukan karena buah-buahan atau apapun yang ada dalam buah-buahan yang membuat saya sakit. Saya tahu karena apa yang sedang saya lakukan dan proses ini sedang menyebabkan gejala-gejala detoksifikasi.

Saya memiliki anak berusia lima tahun yang datang pada saya dan berkata, “Mengapa kamu sangat kurus?” Dan itu amat menyakitkan saya. Saya tidak menangani urusan kehilangan berat badan dengan sangat baik.

PEMBAWA ACARA: Setelah mengalami proses dari fruitarian menjadi liquidarian, dan tiba pada tahap bebas makanan, dan dengan pengetahuan yang telah dia dapatkan selama keseluruhan proses, Jericho dapat melihat ke belakang dan menjelaskan tantangannya berhubungan dengan penurunan berat badan.

Jericho Sunfire: Seluruh ego saya dapatkan selama masa pencapaian yang paling bergengsi. Dan pada kenyataannya, ini semua adalah masalah turunnya berat badan. Pada dasarnya, saya telah membangun air dan lemak selama bertahun-tahun. Apa yang saya makan menjadi racun, jadi tubuh saya menahan air untuk menetralisir racun, dan saya mempunyai lemak dan saya membengkak.

Setiap orang yang beralih ke makanan mentah dan yang bolak balik antara makanan yang mentah dengan yang dimasak akan tahu bahwa Anda membengkak, menggembung. Dan saya mempunyai begitu banyak pengalaman dengan maju mundur dari fruitarian ke makanan yang dimasak, saya tahu dan saya melihat diri saya membengkak seperti itu. Saya melihat efek ini dan mengetahui bahwa saya membengkak selama bertahun-tahun. Ini bukan masalah otot, saya hanya membengkak, dan itulah yang sedang saya buang keluar. Saat saya menjalani fruitarian, saat melepas makanan olahan, saya tidak membengkak lagi. Saya tidak lagi menahan air karena hal itu tidak perlu.

PEMBAWA ACARA: Setelah makan makanan yang dimasak seumur hidupnya, tubuh Jericho sekarang butuh waktu untuk membersihkan diri dari racun yang terakumulasi.

Jericho Sunfire: Jadi seperti itulah, tubuh saya melepaskan cairan, cairan yang telah tertahan begitu lama. Jadi Anda bisa bayangkan menahan cairan untuk waktu yang lama, dapatkah Anda bayangkan bagaimana kotornya itu? Dan semua organ dalam tubuh Anda, bersama lemak dan sampah yang dicerna semua keluar. Ada beberapa bahan yang bahkan tidak keluar, karena saya juga telah pelajari dari proses pembersihan bahwa tidak semua yang Anda bersihkan keluar sekaligus. Bahkan tidak dengan bilasan air garam, karena itulah Anda harus melakukannya selama tujuh hari. Usus kita berubah karena makan makanan yang dimasak. Organ kita terganggu, kelebihan beban. Jadi tidak semua keluar, beberapa bahan tersembunyi di sudut dan celah di dalam usus Anda dan tidak pernah keluar sampai Anda menyusut dan segalanya kembali ke keadaan semula.

Saya mengalami penurunan berat badan dengan keyakinan buta – saya bahkan tidak memikirkan itu. Ini melukai dan mencemaskan saya seperti yang ditunjukkan, saya terlihat tidak bersemangat. Hal itu tidak pernah menjadi suatu masalah kesehatan. Saya tidak pernah merasa  khawatir tentang kesehatan saya karena saya tidak merasa dalam bahaya. Saya tidak pernah sakit. Saya merasa saya seperti sedang melalui suatu proses, suatu proses yang amat ekstrem, tapi secara intuitif saya tidak pernah merasa sakit atau harus mencari bantuan. Saya selalu merasa seperti, “Apa Anda tahu? Bertahanlah dalam hal ini, Anda akan baik-baik saja.” Saya selalu merasa begitu.

PEMBAWA ACARA: Tidak seperti fruitarian lain yang mengalami masalah dengan gigi mereka, pengalaman Jericho berbeda.

Jericho Sunfire: Ini hanya mengubah mulut saya. Menjadi jauh lebih segar, menjadi jauh lebih baik. Gigi saya lebih kuat. Saya tidak membentuk semua plak yang berasal dari makanan olahan manusia. Jadi, saya tidak mengalami masalah yang orang-orang katakan dan seperti yang saya katakan. Saya sedang membuka diri terhadap asam sitrat secara teratur. Tapi setelah mengatakan itu, saya mengalami pergeseran – gigi saya bergeser karena saya tidak membengkak lagi, dan kemudian saya sadari bahwa kita membengkak pada setiap tingkat. Tidak hanya kulit atau tubuh Anda, tetapi juga mulut Anda membengkak. Jadi ketika semuanya mereda kembali ke ukuran semula, segalanya mulai menyusut dan bergesar terutama dengan gigi – gigi Anda mulai bergerak dan saya pikir dari situlah semua rasa sakit berasal. Saya mengalami sakit gigi selama waktu tertentu.

Kenyataannya, sebagai fruitarian bentuk gigi saya lebih baik. Saya mungkin menghabiskan waktu tiga tahun untuk buah, buah yang keras dan jus jeruk, jeruk sitrus. Saya membuat jus jeruk. Itu tahapan selanjutnya dari fruitarisme ketika secara mendasar saya telah menguasai fruitarisme.

Ketika saya sedang menuju ke liquidarisme, saya tidak mengalami sesuatu selain peremajaan kembali gigi saya, seluruh mulut saya. Pada titik itu, banyak detoks saya, saya telah menyelesaikan bagian yang tersulit. Jadi, segalanya seperti tahap mengambang dalam kaitannya dengan mengalami bau badan, pernapasan yang berbau, dan hal-hal seperti itu. Mulut saya tidak pernah merasa lebih baik, tak pernah merasa lebih baik.

PEMBAWA ACARA: Dari fruitarisme, Jericho secara alami beralih ke liquidarisme. Saat ini, proses tersebut jauh lebih mudah karena dia telah melalui sebagian besar bagian yang terberat dari detoksifikasi selama taraf fruitarian.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program latihan fitness Jericho Sunfire, silakan kunjungi:
http://jerichosunfire.webs.com

 
Cari di Semua Acara
 
Video Tanpa Teks Terjemahan
 
Paling populer
 Maha Guru Ching Hai dalam soal Lingkungan: Rahasia Venus Bag.1/14 29 Agustus 2009 Los Angeles, CA, AS
 Sebuah Pertemuan tentang Kecantikan - Bag.1/7 21 Januari 1996 Hsihu, Formosa (Taiwan) (Dalam Bahasa Formosa)
 Lampaui Kesulitan Hidup - Bagian 1 dari 9 31 Desember 1994 - 2 Januari 1995 Hsihu, Formosa (dalam bahasa China)
 Nun Shi Hongqing dari China: Breatharian selama Lebih dari 20 Tahun
 Jasmuheen: Avatar Menakjubkan Hidup Prana - Bag.1/5
 Maha Guru Ching Hai mengenai Lingkungan: Sebarkan Pesan Vegetarian untuk Melindungi Kehidupan - Cuplikan Diskusi Maha Guru Ching Hai - Bagian 1 dari 7
 Yogi Surya Uma Shankar: Pesan dari Mahavatar Babaji - Bag.1/5 (Dalam Bahasa Hindi)
 Reinkarnasi Budha Shakyamuni Bag. 1/5 16 Mei 1996 Kamboja
 Maha Guru Ching Hai mengenai Lingkungan: Vegetarianisme-Menciptakan Surga di atas Bumi Sembari Menghentikan Perubahan Iklim:Kutipan Diskusi Maha Guru Ching Hai-Bagian 1/7
 Jericho Sunfire:A Breatharian Personal Fitness Guru