Berhematlah: Mulai dari Meja Makan Kita - Kumpulan Ceramah Maha Guru Ching Hai    Bagian ke 2
 
Berhematlah: Mulai dari Meja Makan Kita - Kumpulan Ceramah Maha Guru Ching Hai  Bagian ke 2
Bagian ke 1 Play with windows media
Bagian ke 2 Play with windows media
Bagian ke 3 Play with windows media
Bagian ke 4 Play with windows media
Bagian ke 5 Play with windows media

Tanya: Telah diprediksikan bahwa pada tahun 2010, iklim Bumi akan mengalami perubahan besar karena suatu ledakan dahsyat titik hitam pada matahari. Juga telah diprediksikan iklim ini akan menyebabkan krisis minyak -semacam guncangan minyak- karena itu, tampaknya dibutuhkan suatu kesadaran dan perubahan di seluruh dunia berkenaan dengan pemanasan global. Saya ingin menanyakan pendapat dan pesan Anda yang khusus mengenai hal ini. Menurut Anda apa yang kita perlukan sebagai persiapan?

Maha Guru Ching Hai: Terima kasih. Terhadap pergolakan bencana besar ini, satu-satunya perlindungan yang bisa kita dapatkan adalah dalam rahmat Surga, dengan menjadi orang yang luhur, dengan berwelas asih, dengan menjadi umat Tuhan yang sejati, dan berdoa untuk rahmat Tuhan, maka kita bisa terselamatkan. Kita harus mulai mengubah cara hidup kita sekarang. Kita harus berubah. Kita harus. Itulah satu-satunya cara yang bisa menyelamatkan diri kita dan planet ini dan seluruh dunia dan semua makhluk di dalamnya.

Karena, seperti yang dikatakan pepatah India kuno, bahwa "bangsa apa pun yang menghasilkan 10 orang agung yang berharga di mata Surga, tidak akan alami kehancuran." Jadi, apa yang dimaksud dengan 10 tokoh besar? Itu berarti orang yang benar-benar menjadi seorang manusia: ia berwelas asih, terangkat secara spiritual, dan tanpa pamrih, tidak mementingkan diri sendiri, dan ia melayani orang lain serta mengingat Tuhan. Untuk bertindak seperti itu, kita sedikit agak jauh. Jadi, jika kita benar-benar ingin selamatkan dunia, itulah cara satu-satunya yang bisa kita lakukan. Jika tidak, bahkan jika kita menggali lubang di gunung atau di bawah tanah sekalipun untuk menghindari panasnya matahari, atau kita naik ke atas gunung untuk menghindari naiknya permukaan laut, ada bencana lain yang akan datang pada kita.

Setiap orang yang percaya pada agama apa pun sebaiknya mempelajari kitab suci mereka kembali, dan melakukan persis apa yang diperintahkan di kitab itu. Ya, karena "apa yang engkau ditabur, itulah yang akan engkau tuai." Semua agama memberitahu kita hal itu. Jadi, sekarang kita kembali kepada pepatah kuno di India bahwa 10 orang yang luhur bisa menyelamatkan satu bangsa. Nah, bagaimana kita lakukan ini? Di zaman dahulu, bangsa yang ada lebih kecil daripada sekarang. Dalam hal itu, 10 orang di setiap negara sudah cukup. Tapi, untuk masyarakat kita yang sudah berkembang sekarang, kita perlu lebih dari 10 orang dalam kelompok masyarakat. Saya pikir itu tergantung juga pada populasi tersebut. Nah, andaikan di New York, misalnya - kita bisa menganggap itu seperti sebuah bangsa, di zaman dulu - di New York kita mungkin perlu satu juta orang yang luhur, berhati lurus dan terangkat secara spiritual, untuk selamatkan New York. Jadi, saya pikir kita harus lakukan lebih cepat dari apa yang kita lakukan sekarang.

Saya senang pemerintah melakukan sesuatu, dan semua selebriti, semua orang dan organisasi yang terkemuka, seperti halnya Anda hari ini, merasa prihatin dan mencoba mendorong dengan semua tindakan vital untuk selamatkan planet ini, untuk hentikan pemanasan global. Saya amat senang tentang hal itu; tetapi mungkin kita harus bergerak lebih cepat dan ambil lebih banyak tindakan. Pola makan vegetarian, nomor satu; energi hijau, nomor dua – setiap orang bekerja sama untuk hemat, dan melindungi lingkungan serta hewan. Itu tidaklah terlalu susah. Itu hanyalah kebiasaan yang harus kita ubah, itu saja.

----- ----- -----

Maha Guru Ching Hai: Dalam berita baru-baru ini, terdapat banyak negara berkembang yang menggunakan teknologi hijau seperti energi surya, yang merupakan energi bersih dan berkelanjutan, dan mereka juga berusaha meminimalkan pemakaian batu bara. Kita tahu dari para ilmuwan, ilmuwan hebat seperti Dr. James Hansen dari NASA, bahwa banyak dari karbon dioksida yang dihasilkan dari pembakaran batu bara tertinggal di udara selama lebih dari ribuan tahun. Jadi, elemen membahayakan yang lain dari pembakaran batu bara adalah karbon hitam, atau jelaga, yang mengandung hingga 40% bahan kimia berbeda sebagai penyebab kanker yang juga menjadi penyebab penyakit paru-paru dan jantung. Juga, produk sampingan tambang batu bara amatlah beracun dan dapat merusak kesehatan manusia dan juga hewan. Jadi, setiap negara harus saling membantu untuk mengembangkan lebih banyak energi berkelanjutan bagi planet kita bersama dan juga untuk melindungi kesehatan manusia dan hewan.

Kita tidak bisa begitu saja membakar atau menghabiskan semua sumber alam kita yang berharga dan, dalam proses tersebut, merusak lingkungan kita. Kita harus menjalankan gaya hidup berkelanjutan, hijau, irit yang akan mendukung semua kehidupan di planet ini. Langkah pertama adalah menghentikan pembunuhan hewan sebagai makanan. Dr. James Hansen bahkan menyoroti fakta ini, seperti yang ia katakan bahwa menjadi vegetarian adalah cara paling efektif bagi siapa pun untuk menyelamatkan planet ini tanpa kehebohan, tanpa dokumen apa pun, tanpa kesulitan apa pun.

Tanya: Guru, mengenai pertanian organik dalam perpaduannya dengan hidup sederhana, bisakah Anda jelaskan lebih jauh tentang itu? Sebuah cara hidup alamiah? Sebuah cara hidup yang lebih sederhana?

Maha Guru Ching Hai: Seperti yang telah dinyatakan oleh Presiden, kita harus irit, dimulai dari meja makan. Kita tidak seharusnya memakan terlalu banyak. Kita harus makan secukupnya, atau bahkan agak sedikit, agar, nomor satu, berbicara secara fisik dan praktis, kita bisa bertahan lebih lama. Semakin banyak yang kita makan, semakin sedikit yang akan kita miliki, dan orang lain akan kelaparan.

Dan berbicara secara spiritual, kita seharusnya tidak makan terlalu kenyang, bahkan makanan vegetarian. Kenyang 80% sudah cukup agar cahaya dan kearifan Tuhan juga bisa mengisi tubuh kita dengan pemahaman yang lebih baik tentang apa yang dilakukan dengan diri kita dan cara membantu orang lain dan bagaimana menjalani kehidupan manusia sejati selagi kita berada di planet ini. Tanpa cahaya dan kearifan Tuhan, hidup kita menurun hingga sekadar fana belaka – bekerja, makan, tidur, menghasilkan anak, dan mati. Tidak banyak yang kita bisa disumbangkan untuk Diri Agung kita maupun orang lain – berarti mereka juga adalah makhluk agung di planet ini.

Jadi, bersikap irit adalah kunci. Irit juga berarti memilih yang organik dan vegan karena metode ini akan membantu menghilangkan pemakaian berlebihan dari sumber daya alam untuk memproduksi daging dan produk susu. Dan dalam hal itu, kita akan punya cukup makanan untuk setiap orang dan juga mengurangi CO2, mengurangi gas metana, kurangi semua gas beracun, bahkan hidrogen sulfida – gas yang jika Anda hirup terlalu banyak, Anda akan mati seketika. Itu diproduksi juga oleh pemeliharaan hewan - ternak; dan begitu juga metana. Jika kita mengurangi peternakan hewan, maka kita bisa mengurangi semua gas beracun yang berada di udara kita sekarang. Dan jika kita menjadi vegan organik, maka segala sesuatu akan kembali normal seperti sebelumnya dan bahkan lebih baik. Cuaca akan menjadi lebih baik. Tidak hanya es akan berhenti mencair, gas beracun akan berkurang, kelaparan akan lenyap, perang akan berakhir, tetapi juga planet kita akan memulihkan diri sendiri, dan bahkan akan menjadi lebih baik daripada sekarang, lebih subur, lebih banyak, lebih berlimpah bagi semua orang untuk nikmati udara bersih, damai, kasih, kesehatan, dan panjang umur.

Hidrogen sulfida, itu adalah salah satu gas beracun, gas mematikan yang dikeluarkan dari peternakan, gas lainnya adalah metana. Yang lain adalah,tentunya, CO2; dan metana bahkan bisa memicu lebih banyak CO2 jika gas itu menghangatkan iklim. Kita bisa bicara selamanya tentang hal ini, tetapi seperti yang dikatakan Presiden, kita harus irit, dalam segala cara. Irit: menghemat segala yang bisa. Dan cara terbaik, tercepat, adalah menjadi vegan organik. Jadi, doronglah pertanian organik. Jadilah vegan.

Tanya: Guru terkasih, sebagai seorang pencinta lingkungan, saya amat berterima kasih dan mendukung karya Anda yang baik dan kontribusi Anda untuk dunia yang lebih baik. Sangat meremukkan hati saat melihat bagaimana negara secara serakah memakai semua sumber daya Bumi. Masyarakat tenggelam dalam konsumsi berlebihan akan makanan dan komoditas lain sementara orang secara material bersaing antara satu sama lain hampir tanpa pikir panjang. Kami, orang Mongolia, misalnya, telah mengembangkan sistem nilai yang salah, misalnya saat Tahun Baru Lunar, kami menyelenggarakan sebuah jamuan besar di rumah kami dan saling pamer siapa yang memiliki piring daging domba terbesar di atas meja. Dengan cara ini, kami mengiklankan dan mempromosikan kebiasaan negatif dan konsumsi tidak sehat. Pencandu arak tetap minum, perokok tetap merokok, dan pemakan daging tetap makan daging sembari secara terus menerus membela diri dan bahkan meyakini bahwa mereka melakukan hal yang benar. Bisakah semua ini dipahami sebagai akibat dari keserakahan, hasrat, atau sebagai suatu kutukan jahat, atau ikatan dari konsumerisme yang tidak masuk akal?

Maha Guru Ching Hai: Saya setuju dengan perasaan Anda tentang tindakan yang tidak diperlukan dalam mengambil sumber daya Bumi ini, maupun kegiatan minum alkohol dan merokok yang berbahaya juga dengan konsumsi daging. Orang yang minum alkohol dan merokok dan juga makan daging, mereka belumlah mendapat informasi yang baik. Maka, kita harus membuat mereka menyadari pengaruh yang berbahaya dari tindakan dan zat ini. Kami telah membuat daftar tentang semua ini di www.SupremeMasterTV.com/ina. Anda bisa mengunduh secara gratis untuk mencetak dan mendistribusikannya kepada siapa pun untuk menginformasikan mereka.

Efek jangka panjang yang merusak dari zat ini mencakup semua bentuk kanker, penyakit, masalah jantung, penyakit yang tak tersembuhkan, penyakit yang fatal dari merokok dan juga memendekkan umur. Alkohol adalah yang paling merusak sistem saraf. Menciutkan saraf otak kita dan bahkan menyebabkan kerusakan terhadap sistem otak kita, sementara konsumsi daging membuat kita rentan terhadap banyak jenis penyakit, dan juga masalah jantung dan kanker. Ini adalah fakta yang terkenal dari penelitian medis dan bukti ilmiah.

----- ----- -----

Maha Guru Ching Hai: Konsumsi yang berlebihan secara umum bahkan bisa menuntun kepada produksi massal dan pemakaian yang berlebihan dari zat yang berbahaya, seperti pestisida, yang merusak ekosistem kita yang rentan, menyebabkan bencana bukan hanya terhadap manusia, tetapi juga flora dan fauna. Jadi, benarlah bahwa kita harus lebih menyadari dan menginformasikan orang lain tentang semua pengaruh ini terhadap kehidupan setiap makhluk di planet ini. Melalui ini, dan juga gaya hidup vegetarian yang menyelamatkan-hewan, secara alami kita akan menjadi lebih irit, berpikiran jelas dan lebih pengasih, dan membantu untuk menghentikan kelaparan dunia, perang dan penyakit untuk selamanya.

Tanya: Kita tahu bahwa setiap warga negara dan setiap anak muda di dunia ini memiliki kewajiban untuk berkontribusi dalam upaya untuk menetralisasi perubahan iklim. Kita memahami bahaya yang mengancam kita jika dunia meneruskan cara yang dilakukannya sekarang ini. Tetapi, adakah cara lainnya untuk menyelamatkan dunia selain menjadi vegetarian? Jika ada, apakah itu? Saya sendiri telah berusaha untuk menjadi vegetarian, tetapi lingkungan saya masih belum begitu mendukung akan hal itu. Apa yang harus kita lakukan agar berhasil dan meyakinkan pemimpin bangsa kita? Apakah ada ideologi dan teori agama di balik kampanye dan kegiatan ini? Mohon beritahu kami pendapat Anda, Maha Guru.

Maha Guru Ching Hai: Saya terkesan atas usaha Anda sebagai orang muda yang mencoba memperbaiki diri Anda dan membantu dunia kita. Langkah pertama adalah vegetarian, sekali lagi dan sekali lagi. Maafkan saya, jika saya memiliki solusi lain, saya sudah beritahu Anda, dan kita tidak memerlukan konferensi ini. Karena vegetarian adalah yang tercepat dan paling efektif, dan paling bertahan, selamanya, dan ini akan menghentikan pemanasan global tepat di mana ia berada, dan bahkan akan memperbaiki dunia kita. Dunia kita akan menjadi lebih baik akibat energi penuh kasih yang kita hasilkan.

Menjadi vegetarian bisa hentikan siklus pembunuhan dan mengurangi gas-gas rumah kaca dengan paling cepat. Menanam pohon, teknologi ramah lingkungan, energi berkelanjutan, dan lain-lain, juga bisa membantu, tapi membutuhkan waktu yang lebih lama dan tidaklah efektif secara karma. Kita mungkin bisa gunakan teknologi ramah lingkungan dan naik sepeda selamanya, membuang semua mobil, tapi itu tidak cukup, seperti yang telah saya beritahu sebelumnya. Dengan menjadi vegetarian akan menghentikan 80% dari pemanasan global; gas-gas rumah kaca akan berhenti. Jadi, vegetarian, vegetarian, dan vegetarian – Maksud saya vegan. Tapi, segala sesuatu lainnya, bisa kita coba. Kita harus irit, dalam hal apa pun juga. Tapi, kita tidak punya waktu bahkan untuk mengembangkan teknologi. Sekalipun ada hal seperti mengembangkan teknologi untuk menghapus gas rumah kaca dan menghentikan pemanasan global, kita tidak punya cukup waktu untuk menunggu. Dalam periode kritis, dan berbahaya dari dunia ini, hanya akan memperburuk efek tersebut jika kita terus menunggu semakin lama. Kita harus mulai menjadi vegetarian, karena gaya hidup yang mulia, energi welas asih akan menghilangkan semua karma (ganjaran) buruk, semua pengaruh negatif yang telah diciptakan akibat pembunuhan terhadap makhluk lainnya. Mereka telah menangis, menjerit, dan penderitaan mereka mencapai Surga dan menembus Bumi. Kita tidak bisa menuai apa pun yang baik dari sesuatu yang begitu buruk seperti itu. Kita harus mengembangkan kebaikan kasih, kita harus memulai tindakan murah hati. Jadilah vegetarian saja, itu sangat sederhana. Tidak ada hal lainnya yang benar-benar dibutuhkan untuk saat ini. Terima kasih.

Tanya: Guru yang terkasih, saya senang menjadi bagian dari acara ini, yang diselenggarakan pada saat yang sangat penting. Dalam kasus saya, akhir-akhir ini saya bekerja secara khusus dalam penyembuhan organ pencernaan. Maha Guru, saya memiliki sebuah pertanyaan Apakah menurut Anda orang yang telah terinfeksi oleh virus hepatitis B atau C akan kekurangan protein jika mereka mengonsumsi pola makan vegetarian? Bagaimana saran Anda agar mereka mendapatkan cukup protein?

Maha Guru Ching Hai: Baiklah. Anda lihat, virus B (hepatitis) menulari orang melalui tabung injeksi sekali pakai yang tidak higienis dan mengakibatkan lever menjadi keras. Jadi, penyakit itu ditularkan melalui jarum yang tidak bersih, melalui darah orang lain, juga. Dan virus C ditularkan melalui tangan yang tidak bersih juga. Jadi, kita hanya perlu menjadi lebih higienis saja dalam menangani hal ini.

Pertama-tama, dalam hal protein hewani, jumlah yang berlebihan sesungguhnya bisa menyebabkan masalah kesehatan –bukannya membantu– termasuk gagal-ginjal akibat ketidakseimbangan kalsium. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa orang yang makan daging bahkan lebih kekurangan vitamin daripada mereka yang vegetarian, tujuh kali lebih.

Lebih lanjut, jika Anda bervegetarian, sistem kekebalan Anda bahkan lebih kuat, sehingga Anda bahkan tidak akan terkena penyakit ini. Para profesional di bidang nutrisi menyatakan bahwa pola makan vegetarian, khususnya pola makan vegan organik, adalah hal yang seharusnya dipilih orang ketika mereka mendapatkan masalah kesehatan yang tidak bisa disembuhkan dengan cara yang lain, bahkan obat maupun penemuan mutakhir dalam teknologi modern. Jadi, orang yang sama ini sering kali mengalami perubahan yang bermanfaat dengan sangat cepat dan sembuh untuk kesehatan berjangka panjang.

Para vegetarian telah ditemukan bisa hidup hingga 15 tahun lebih lama daripada rekan mereka yang memakan daging. Dan dalam kaitannya dengan asupan protein, ada banyak yang bisa ditemukan dari segala macam polong-polongan, kacang-kacangan, tahu, gluten, jagung, dan biji-bijian. Kami memiliki informasi ini di dalam selebaran Cara Hidup Alternatif. Anggota Asosiasi kami di Mongolia akan dengan senang hati memberikannya untuk Anda. Jadi, gaya hidup tanpa-unsur-hewani adalah suatu cara yang sukses, produktif, sehat, dan irit untuk dijalani oleh setiap orang, dan itu juga membantu menyelamatkan planet ini.

Tanya: Saya adalah seorang wartawan dari Chosun Ilbo. Sangat senang berjumpa dengan Anda. Pertanyaan saya singkat: Apakah peran agama dalam menyelamatkan masalah lingkungan termasuk pemanasan global? Sebagai tambahan, saya ingin menanyakan apakah ada sesuatu yang lain yang bisa dilakukan oleh penduduk dengan segera selain menjalani pola makan vegetarian.

Maha Guru Ching Hai: Hallo. Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada jurnalis seperti Anda yang telah melakukan peran yang sangat penting dalam menginformasikan kepada masyarakat pada umumnya tentang krisis planet kita beserta solusi untuk perubahan iklim. Saya rasa pertanyaan Anda sangatlah penting.

Para pemimpin agama bisa memberikan suara dan berjuang sebagai teladan hidup atas ajaran mulia sesuai dengan pendiri asal agama mereka, seperti Yesus, Nabi Muhammad, Buddha, Guru Nanak, dan sebagainya, yang telah mendukung gaya hidup vegetarian yang berwelas asih. Kitab suci dari ajaran para suci ini semuanya menekankan perlunya saling merawat dan menjadi pelayan yang baik bagi Bumi kita ini. Pada Alkitab Kristen, dikatakan bahwa "daging untuk perut dan perut untuk daging, tapi Tuhan akan hancurkan baik daging dan mereka". Sutra Buddhis Mahaparinirvana juga menyatakan bahwa "memakan daging menghancurkan benih welas asih" dan "setiap perbuatan pemakan daging akan menakuti semua makhluk karena bau daging di tubuh mereka". Oleh karena itu, para pengikut agama perlu diingatkan bahwa demi memecahkan masalah lingkungan, kita perlu menerapkan ajaran ini ke dalam perbuatan kita. Dan tindakan yang paling efektif adalah sesuatu yang para penduduk bisa lakukan dengan segera – menjadi vegetarian.

Tentu saja, yang lainnya adalah bertindak hijau, yang berarti merawat lingkungan dan irit dalam pemakaian kita. Menjadi vegetarian adalah hidup sesuai dengan keyakinan agama sejati kita. Meninggalkan daging dan mengadopsi gaya hidup nabati berarti kita menerapkan prinsip welas asih dalam tindakan. Jadi tolonglah, teruskan tugas mulia Anda sebagai seorang reporter untuk mengingatkan orang-orang akan hidup moral yang terpuji yang perlu dilakukan manusia dengan menjadi vegetarian dan melakukan tindakan baik – selain dari bertindak hijau. Terima kasih atas pendekatan jurnalistik mulia seperti yang telah Anda lakukan itu.

Tanya: Salah satu hal yang sangat merisaukan saya adalah meningkatnya pemakaian tenaga nuklir. Sudah lumrah di zaman ini bagi para ilmuwan dan pemerintah di dunia untuk menyatakan bahwa tenaga nuklir faktanya adalah jalan satu-satunya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan untuk mengatasi kebutuhan energi bagi penduduk kita yang berkembang dengan cepat dan masyarakat kita yang semakin materialistis. Tampaknya bagi siapa saja yang cerdas dan rasional, sampah nuklir terlalu berbahaya untuk menggunakannya sebagai sumber tenaga, maka saya ingin tahu apakah Anda pikir hal ini sebenarnya adalah cara pandang yang keliru atas masalah tersebut, di mana kita perlu memakai suatu sumber tenaga yang sangat berbahaya untuk menghadapi pertumbuhan eksponensial dari perkembangan material dan populasi manusia. Mungkin kita seharusnya menapaki jalur yang lain dan mencari penyederhanaan atas hidup kita dan kebutuhan materi kita, dan bahkan secara drastis mengurangi pertumbuhan penduduk. Saya akan menghargai pendapat Anda, terima kasih.

Maha Guru Ching Hai: Ya, Anda benar. Tenaga nuklir bukanlah jawaban segala-solusi. Tetapi, jika kita irit dan memakai lebih sedikit materi, kita dapat menurunkan sebagian ketergantungan kita terhadap sumber energi dan agak mengurangi emisi gas rumah kaca kita. Namun, seperti disebutkan tadi, menjadi vegan adalah yang paling irit dan kunci menuju dunia yang lebih aman dan stabil.

Dengan penghentian pemeliharaan ternak, kita akan berhenti memproduksi metana dalam jumlah besar, suatu gas yang 72 kali lebih kuat dalam menjerat-panas daripada CO2. Tidak hanya itu, terdapat penghematan yang luar biasa terhadap sumber yang berharga dan finansial, tentunya. Sumber daya itu sangat berharga, lebih berharga daripada uang misalnya, air. Dan menanam bahan pangan untuk konsumsi manusia memakai jauh lebih sedikit energi daripada memelihara makanan untuk makanan ternak, yang kemudian kita konsumsi sebagai daging nantinya.

Karena itu, jika kita pertama-tama fokus pada penghentian konsumsi daging, maka kita akan punya waktu untuk mengembangkan sumber energi berkelanjutan yang bahkan lebih aman dan lebih hijau daripada tenaga nuklir. Perlu waktu terlalu lama untuk mengembangkan teknologi dan menguji kemanjurannya dan memeriksa apakah ada produk-samping yang merusak, Anda paham? Jadi, kita tidak punya banyak waktu sekarang. Saya pikir kita harus mendorong orang-orang menjadi vegan dan kita akan melihat begitu banyak penemuan baru pada waktunya –teknologi baru yang bermanfaat dan aman bagi dunia kita. Saat ini, vegan adalah solusinya. Semua hal lainnya dapat kita diskusikan nantinya saat kita masih hidup.

Tanya: Mengapa menurut Anda umat manusia berada pada taraf yang amat merusak alam? Saya bertanya pada diri sendiri karena, mengapa sampai kita tidak menyadarinya lebih awal? Karena ada beberapa bangsa, penduduk asli di Australia atau Bumiputra Amerika, mereka telah tahu hal itu selama ini.

Maha Guru Ching Hai: Ya.

Tanya: Lebih dari seratus tahun lalu, sesepuh Bumiputra Amerika berkata "Jika Anda hendak menuju ke arah ini, inilah yang akan menjadi akibatnya", dan mereka tahu. Mengapa kita, mengapa peradaban barat, tidak mengetahui hal ini? Mengapa kita begitu buta?

Maha Guru Ching Hai: Ya, karena yang disebut sebagai peradaban itu berkembang terlalu cepat dan mereka merasa unggul. Mereka tidak mendengarkan para sesepuh, seperti yang telah Anda sebutkan. Yang kelihatan amat sederhana, hidup sederhana dan yang disebut orang beradab, maju, berpikiran bahwa kita amat berkuasa dan para sesepuh Bumiputra itu tidak mengetahui apa-apa karena mereka hidup sangat sederhana. Kita tidak dengarkan. Dan bukan hanya kita tidak mendengarkan sekarang, kita tidak mendengarkan Yesus, Buddha. Mereka selalu memberitahu kita, seluruh Alkitab, di mana bisa Anda temukan: jangan memakan daging, jangan membunuh hewan, jangan merusak alam, hormatilah semua ciptaan Tuhan, karena mereka semua berasal dari Tuhan. Buddhisme juga sama, Kristen juga sama, Islam juga sama, Yudaisme juga sama, Sikhisme juga sama – semua berkata lindungi alam, lindungi hewan, misalnya seperti itu. Bahkan jika para Bumiputra Amerika, misalnya, jika mereka harus mengambil sesuatu dari alam, mereka menghargainya dan menghormati serta mencoba menggantinya juga; tidak benar menghancurkannya dalam skala besar, seperti apa yang kebanyakan kita lakukan sekarang ini.

Tanya: Bagaimana menurut Anda? Apakah menurut Anda masih ada waktu bagi orang untuk bisa berubah?

Maha Guru Ching Hai: Dua tahun. Itu saja waktu yang kita miliki.

Tanya: Kesadaran harus berubah secara berarti dalam dua tahun ini.

Maha Guru Ching Hai: Ya, ya, kita harus berubah cepat. Kita tidak punya waktu. Tetapi, saya hanya berbicara kepada Anda. Saya tidak tahu bagaimana dengan masyarakat di luar dan, tentu saja, orang-orang saya, mereka memiliki televisi dan kami siarkan ke seluruh dunia. Siapa pun yang ingin mendengar bisa mendengar di mana-mana, di setiap pelosok dunia ini, karena kami menggunakan satelit dan juga TV internet. Itu saja yang bisa kami lakukan. Dan kami juga mencetak selebaran, pamflet, untuk memberitahu orang bahwa "Ini benar sedang terjadi. Harap prihatin akan hal itu, harap lakukan sesuatu." Dan itu saja yang mampu kami lakukan sekarang.

Ketahuilah, itu tergantung pada manusia untuk memilih, untuk memutuskan, dan kita perlu memutuskan untuk hidup. Kita harus tentukan bahwa kita bisa melakukan apa pun dengan kekuatan kita untuk melindungi hidup kita di planet ini, karena ini bukan hanya 1 atau 2 kehidupan, bukan hanya hidup saya atau hidup Anda, itu adalah kehidupan dari anak-anak dan generasi berikutnya. Hanya untuk memiliki planet indah ini dan kita menghancurkannya, hal itu amat menyedihkan. Kita harus menentukan suatu cara yang lain, kita harus berjalan di jalan yang lain, itu saja. Kita harus memutuskan, "Oke, kita akan bertindak berani. Kita lakukan apa pun yang perlu." Tapi, tidak perlu usaha yang begitu banyak: tinggal jadi vegetarian saja, hanya menanam beberapa batang pohon setiap orang dan hanya menggunakan energi gratis yang berkelanjutan. Itu saja yang diperlukan, tiga langkah yang mudah.

Jangan membunuh hewan. Tentu saja, maksud saya juga membunuh karena perang. Tapi, jumlah yang kita bunuh dalam perang tidak sebanyak pembunuhan massal dalam penjagalan hewan. Anda sendiri tahu hal itu. Jadi, ini benar-benar sangat mudah: jangan membunuh satu sama lain dan hewan untuk alasan apa pun, untuk makanan, untuk profit, untuk keuntungan, untuk apa pun sama sekali. Jangan membunuh. Hasilkan dan gunakan energi berkelanjutan, menanam pohon. Kita bisa miliki segalanya, kita hanya lakukan itu. Ya. Bukanlah bahwa kita harus melakukan hal yang besar. Tidak, sangat mudah. Matahari ada di sana untuk kita gunakan selamanya, angin senantiasa ada di sana, ombak di laut bisa kita gunakan selamanya. Tidak akan pernah habis. Dibanding energi lain yang mungkin Anda bisa peroleh hari ini, tapi esok sudah tiada, dan mungkin Anda bahkan harus berperang untuk mendapatkannya. Untuk mendapatkan matahari Anda tidak perlu perang. Tidak ada orang yang bisa memiliki matahari. Tiada yang bisa menghentikan Anda untuk menggunakannya. Jadi sangat mudah: vegetarian, energi berkelanjutan, menanam pohon dan, tentu saja, kita berdoa agar menjadi kuat dan Surga akan membantu kita untuk memilih cara yang tepat. Itu saja. Empat solusi, sangat mudah. Setiap orang bisa lakukan itu, bukankah begitu?

Ya. Saya pikir sekalipun bukan hanya untuk planet ini, untuk selamatkan planet ini, kita seharusnya bersikap lebih berwelas asih, kan? Hewan-hewan itu begitu tak berdaya dan kecil; kita besar dan kuat dan kita bisa gunakan produk lain untuk makan dan untuk hidup. Kita tidak harus membunuh yang lemah dan tak berdaya hanya untuk bertahan hidup, dan sekarang planet kita bahkan tidak bisa tergantung lagi pada hal itu –menurut laporan PBB– jadi, kita semakin harus lakukan itu. Sudah waktunya.

Dan Anda lihat di mana-mana penyakit sapi gila, penolakan massal daging sapi di Amerika Serikat, flu burung, penyakit lidah biru, salmonella, peningkatan kandungan merkuri pada ikan –di mana-mana! Daging hewan tidak baik bagi kita, bahkan dari segi kesehatan. Di mana-mana ada tanda peringatan, dan para sesepuh sudah lama berbicara tentang hal itu. Mengapa mereka beritahu Anda agar melindungi lingkungan? Mengapa mereka memberitahu Anda, "Jangan menebang pohon, jangan merusak ini"? Karena mereka ingin melindungi lingkungan, bukan karena mereka tidak ingin Anda menebangnya atau apa pun yang semacam itu, bukan karena mereka ingin mendikte Anda, bukan karena mereka tidak tahu apa-apa. Mereka tahu banyak hal. Para sesepuh, seperti suku asli Amerika, mereka tahu banyak hal. Tidak banyak yang dengarkan, itulah masalahnya. Ya, orang mengira diri mereka beradab dan mereka menganggap orang yang hidup sederhana di tenda dan tidak membangun rumah dan sebagainya, itu berarti mereka tidak beradab. Tidak, tidak, mereka beradab. Itulah sebabnya mereka irit. Mereka hidup sederhana agar mereka tidak menghancurkan alam, agar mereka dapat memiliki alam untuk waktu yang lebih lama di masa mendatang; bukannya cepat tebang saja pohon, bangun segalanya dan ambil segalanya dan setelah itu kita pun tamat, Anda paham? Mereka benar sederhana karena mereka bijaksana. Mereka hidup dalam tenda karena mereka terlalu mulia di dalam batin dan tidak ingin merusak lebih daripada yang mereka butuhkan. Di dalam semua kitab suci, dikatakan "ambil apa yang engkau butuh, tapi jangan lebih daripada itu".

Mereka bersikap demikian. Karena itu, mereka hidup sederhana. Banyak orang bijaksana, mereka hidup sederhana. Kita bisa peroleh segalanya, hanyalah beberapa orang amat serakah dan begitulah sehingga kita alami keadaan seperti ini.

Jadi, situasi saat ini seperti halnya kita memakai jauh lebih banyak, banyak, banyak, daripada yang bisa kita hasilkan. Misalnya, jika Anda memiliki pekerjaan, Anda hanya bergaji 1.000 dolar, dan Anda belanjakan misalnya 10.000 dolar, 20.000 dolar atau bahkan 100.000 dolar. Itulah situasi dimana kita berada sekarang ini. Jadi, Anda bertanya pada saya apakah Bumi akan bertahan, Saya katakan, "Ya, mungkin." Bumi akan bertahan, beberapa bagian, tetapi tidak dengan makhluk hidup di atasnya. Kebanyakan, kebanyakan makhluk hidup di planet ini akan lenyap dalam beberapa tahun. Dua-pertiga penghuni dari planet ini akan hilang dalam beberapa tahun, dengan cara kita sekarang. Saya sudah ulangi banyak kali bahwa akar sumber dari keadaan sulit ini adalah gaya hidup yang bergantung pada produk-hewani. Kita mengonsumsi terlalu banyak produk hewani, makan terlalu banyak daging, membunuh terlalu banyak makhluk tak berdosa. Kita ketagihan pada pola makan jenis ini, pola makan daging, dan inilah penyebab utama dari masalah kita.

Penyebab utama dari bahaya atas kelangsungan hidup kita saat ini disebabkan oleh pola makan daging. Semakin kita tergantung pada pola makan daging, semakin kita butuh minyak, yang akibatkan bahkan lebih banyak kekurangan. Seperti yang telah Anda katakan bahkan sistem (tenaga) surya juga mengonsumsi banyak listrik sekarang ini supaya menghasilkan, dan kemampuan sistem itu belum mencapai tingkat yang kita inginkan. Kita juga habiskan banyak energi untuk memproduksi sistem (tenaga) surya ini, dan hasilnya belum memuaskan sebagaimana yang kita inginkan. Jadi saya hanya sarankan satu hal: jadilah vegetarian. Jadilah vegetarian. Pilih pola makan vegetarian, maka semua akan mendingin, semua bencana akan lenyap. Kita akan melihat betapa mudah dan bahagia hidup itu dan bagaimana kita bisa berpikir jernih dan bagaimana hati kita akan lebih terbuka, lebih bahagia. Kita bisa memahami lebih banyak hal lainnya daripada yang kita pahami hingga saat ini, dan dengan begitu kita sungguh bisa hidup dengan jauh lebih sedikit daripada yang kita pikirkan dan tetap merasa bahagia, bertahan, puas, dan sehat.

Tanyakan saja diri Anda satu pertanyaan: Apa salahnya dengan kehidupan yang hemat dan suci? Mengapa tidak menjalani hidup yang sederhana dan suci, hidup yang saleh, hidup tanpa rasa bersalah? Makanan tanpa darah? Hidup tanpa membebani Bumi dan semua kehidupan di dalamnya? Cukup tinggalkan daging itu. Perubahan pola makan yang sederhana bisa kurangi begitu banyak ketergantungan, bisa hentikan banyak penderitaan, bisa selamatkan seisi planet ini. Oh Tuhan, betapa mudah untuk hentikan pemanasan global jika kita beralih saja ke pola makan tanpa unsur hewani. Beralih ke gaya hidup vegetarian, lalu kita akan punya kesempatan untuk mempertahankan rumah ini yang sangat kita kasihi, juga bagi masa depan anak-anak kita.

----- ----- -----

Tanya: Di bulan Agustus ini di Irlandia, muncul ketakutan terhadap salmonella dan adanya penarikan kembali produk daging nasional dari salah satu jaringan sandwich terbesar di negara itu. Kenyataannya, penarikan kembali ini tampaknya menjadi semakin sering; kita membaca tentang hal itu hampir setiap hari. Di suatu tempat di dunia ini daging ditarik kembali akibat bakteri E.coli atau racun salmonella atau penyakit lainnya. Kelihatannya bahwa jika kita makan daging tidak hanya mempengaruhi lingkungan, tapi kita sebenarnya mengambil risiko terhadap kesehatan kita sendiri. Mengapa kita merasa bahwa kita semakin banyak melihat aksi penarikan kembali ini?

Maha Guru Ching Hai: Baiklah, jelaslah bahwa ini adalah satu tanda peringatan, sebagai upaya Surga yang terakhir untuk menderingkan bel tanda bahaya. Harus kita dengarkan, dan sekarang. Hewan-hewan, mereka juga berusaha untuk menyadarkan ras manusia dengan mengorbankan nyawa mereka. Siapa pun yang bisa berkomunikasi dengan hewan melalui telepati bisa membuktikan kebenaran pandangan saya ini.

Sekarang mohon, jika ada yang mendengarkan, kita harus hentikan semua aksi melukai dan membunuh – menyakiti manusia atau spesies lainnya; berhenti merusak lingkungan dan menjalani hidup sederhana, sesederhana mungkin, menurut sumber daya kita, lebih selaras dengan alam. Hidup dan biarkan semua hidup agar hidup kita bisa diselamatkan dan diberkahi dengan kebahagiaan.

Tanya: Guru, pertanyaan berikutnya adalah dari Jose Luis Perez Albella Beraun dan ia tidak ada di sini hari ini. Ia adalah seorang dokter vegan dan ahli gizi yang ingin bertanya kepada Anda pertanyaan berikut: Bagaimana kita bisa membuat hidup kita menjadi jauh lebih sederhana dan harmonis meskipun dengan semua benda materi di sekeliling kita?

Maha Guru Ching Hai: Bagaimana? Ya. Itu adalah pertanyaan yang sangat mulia. Saya setuju dengannya. Hidup sederhana dan berwawasan tinggi adalah rahasia bagi hidup yang panjang dan bahagia. Salah satu cara terbaik untuk membawa kesederhanaan ke dalam hidup kita, telah ia lakukan dengan memilih pola makan vegan; saya sangat bahagia melihat itu. Hidup tanpa membunuh atau membahayakan makhluk lain bisa memperbaiki keselarasan dan kesehatan pada diri Anda dan dunia di sekitar kita lebih cepat daripada apa pun yang lainnya. Khususnya untuk kehidupan yang sibuk seperti yang ia jalani, Dr. Beraun, dimana merawat orang lain adalah bagian dari profesinya, kasih dan welas asih dari pola makan tanpa unsur hewani, atau vegan, pola makan ini akan memberi Anda lebih banyak kekuatan, kesabaran, dan pengertian.

Cara lain untuk membina kesederhanaan adalah meluangkan waktu juga untuk berada dalam ketenangan alam, atau menciptakan lingkungan alami di rumah di mana kita bisa merasa damai dan tenang. Membaca buku yang mengangkat pikiran seperti kitab suci spiritual, serta berlatih meditasi, juga adalah cara yang baik untuk mengingatkan diri sendiri bahwa kita sungguh tak butuh banyak untuk hidup bahagia, puas, dan damai. Orang yang bermeditasi, menurut riset ilmiah yang dilakukan di AS mengenai meditasi, tak peduli dari agama apa pun mereka berasal, atau bahkan jika mereka tak berpikir bahwa mereka percaya kepada Tuhan, meditasi tetap bermanfaat, dan faktanya telah ditemukan dapat membantu mempertahankan ketenangan dan ketenteraman, sekaligus memberi pandangan optimis dalam kehidupan. Menjadi vegan seperti Dr. Beráun, juga sangat membantu memberikan manfaat dalam meditasi, karena dia telah memurnikan sistemnya dengan membuang daging beracun dan produk hewani dari pola makannya.

Maka, kombinasi dari praktik seperti meditasi seiring dengan kehidupan sehari-hari yang harmonis melalui pola makan vegan akan menuntun kepada kehidupan yang lebih bersahaja dengan keinginan duniawi yang lebih kecil, tetapi tetap bahagia dan puas. Saya berharap ini menjawab pertanyaan dari Dr. Beraun. Saya doakan yang terbaik dan saya berterima kasih kepadanya yang telah melakukan bagiannya untuk dunia demi menyelamatkan dunia sebagai seorang vegan dan bahkan dokter vegan. Mohon kirimkan kasih dan persahabatan saya. Terima kasih banyak, sahabatku.

Tanya: Perubahan iklim membawa pertanyaan baru bagi masyarakat modern. Dari pembangunan ekonomi, peningkatan standar hidup, hingga cara hidup mewah, bahkan untuk kegiatan sehari-hari, dibandingkan dengan zaman sebelumnya. Semua ini sekarang ditantang sekali lagi oleh perubahan iklim yang sangat membahayakan, yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Satu fenomena yang juga amat menyumbang terhadap emisi Gas Rumah Kaca ke atmosfer adalah peningkatan pesat populasi global, juga sebagai salah satu konsekuensi standar hidup yang meningkat. Pertanyaannya adalah: Bagaimana kita manusia seharusnya berkembang? Apakah atau akankah ada batasan untuk pengembangan ini? Bagaimana seharusnya masyarakat dibangun? Terima kasih, Guru.

Maha Guru Ching Hai: Terima kasih. Benar bahwa kita harus berhati-hati dalam cara hidup kita, dan berusaha lebih hemat dan melindungi sumber daya kita yang berharga. Kita tidak seharusnya menyesatkan diri kita dalam aspek materi dari kehidupan tanpa menaruh perhatian pada standar moral kita serta kemajuan spiritual kita. Ini juga penting, bahkan lebih penting daripada pengembangan materi, atau jika tidak, kita akan berada dalam kesulitan, cepat atau lambat. Bahkan kita mungkin kehilangan semua, termasuk pengembangan materi, hidup kita, dan planet kita, seperti yang faktanya sedang kita hadapi saat ini. Saya senang melihat bahwa Anda membicarakan hal ini karena Anda adalah seorang vegan. Terima kasih, terima kasih. Hewan berterima kasih kepada Anda. Dan Anda tampak sangat tampan dan sehat. Bisakah Anda berdiri agar setiap orang melihat Anda? Berputarlah. Dia tampak sangat tampan, ya. Lihatlah dia. Janganlah malu, Anda harus menyelamatkan hewan dengan segala cara.

Sekarang, jika kita, umat manusia, berkembang sebagai masyarakat vegan, dan bahkan lebih baik lagi masyarakat vegan spiritual, tak akan ada batasan terhadap pengembangan materi kita, karena kita akan memiliki kebijaksanaan dan kasih untuk mendorong kita ke masa depan yang seimbang dan cerah bagi planet kita dan anak-anak kita. Jika kita memiliki mata spiritual, kita akan menemukan bahwa peradaban masa lampau, baik di Bumi dan planet lainnya, kadang berkembang terlalu cepat dalam pengertian teknologi, namun perkembangan spiritual mereka, simpanan kasih mereka, rendah atau kosong. Dan apa yang kita lihat? Kita melihat pola dimana tidak ada masyarakat yang bisa tahan lama jika mereka menolak menopang kehidupan dari anggota mereka sendiri dan rekan makhluk lainnya –maksud saya termasuk semua makhluk, seperti hewan dan pohon. Atau jika mereka menghancurkan lingkungan mereka, maka masyarakat itu tidak bisa hidup lama. Kita bisa melihat itu juga dalam catatan sejarah.

Sama seperti pepatah yang mengatakan, "Katak tidak meminum habis semua air di kolam tempat ia tinggal", karena ia membutuhkan air itu, Anda paham? Jadi, kita tidak bisa menghancurkan lingkungan dan tinggal di dalamnya juga. Bukan cepatnya pertambahan penduduk secara global yang merupakan masalah. Mungkin itu turut menambah, tetapi hanya sedikit; kita memiliki hal yang cukup untuk menopang semua orang, lebih dari cukup. Kita punya cukup makanan untuk memberi makan dunia saat ini bahkan 2 kali lebih banyak jika kita tidak memberi semua makanan itu kepada hewan. Ya, Anda tahu itu. Masalah yang sebenarnya adalah konsumsi daging kita, kecenderungan pembunuhan massal yang telah kita buat dan menjadi bagian hidup kita, dan kita melihatnya sebagai kehidupan yang normal. Itu tidaklah normal. Tidaklah normal dimana kita menyebabkan penderitaan bagi pihak lain yang punya perasaan dan yang mencucurkan darah merah, dan kita sebut itu "makanan" atau "cari nafkah". Kita tidak bisa mencari nafkah atau menopang kehidupan dengan kematian. Konsumsi daging adalah cara yang bukan hanya kejam, tetapi juga pemborosan yang berskala besar yang tidak terbayangkan.

Sebagai gambaran, mari kita bandingkan seorang pemakan daging dengan seorang vegan. Seorang pemakan daging membutuhkan dua hektar – yaitu empat ekar tanah –untuk menopangnya. Tapi, dua hektar yang sama itu, atau empat ekar tanah itu, bisa menopang gaya hidup yang sehat dari 80 orang vegan. Bandingkanlah itu. Nah, mari kita lihat pada air. Seorang pemakan daging menghabiskan 15.000 liter air per hari, akibat pola makan daging, yaitu 15 kali lebih banyak air yang digunakan seorang vegan. Karena kita memakai banyak air untuk memelihara ternak dan membersihkan mereka, mencuci mereka, dan lain-lain, dan menyirami tanaman untuk diberikan kepada hewan juga. Jadi, kita memakai banyak air, hanya untuk sepotong daging.

Nah, juga ada perbedaan yang dramatis dalam kaitannya dengan emisi dari pola makan tersebut. Emisi pola makan daging setara dengan mengendarai sebuah mobil sejauh 4.758 kilometer –yaitu 17 kali emisi untuk pola makan vegan organik, yang setara dengan hanya 281 kilometer. Dengan kata lain, pola makan vegan organik menghasilkan 94% lebih sedikit emisi daripada pola makan daging – 94% lebih sedikit emisi! Jadi, jika kita memilih pola makan vegan saja, kita akan selamatkan dunia dengan seketika. 94% lebih sedikit emisi polusi dari pola makan vegan, dibanding pola makan daging.

Vegan juga menghemat sejumlah besar biaya polusi, biaya energi, biaya sumber daya, biaya pengobatan penyakit, biaya pemanasan global, biaya pajak, ditambah biaya emosi yang berhubungan dengan kesedihan dan penderitaan orang. Itu jauh lebih banyak daripada uang atau segala hal yang bisa kita bayangkan. Jika ditambahkan semua, dampak dari populasi pemakan daging benar-benar tak terbayangkan besarnya dan salah, sedangkan dampak dari populasi vegan selalu keluar sebagai bagian kecil dari dampak yang mengerikan dari para pemakan daging. Jadi, jika kita tidak menghapus konsumsi daging, kita bahkan tidak akan pernah mencapai dampak rendah terhadap perlindungan lingkungan, tidak peduli apa pun yang kita lakukan.

Kita harus hentikan praktik yang paling tidak efisien, tidak berkelanjutan, yang merusak-hidup dari pembunuhan hewan dan menghentikan itu sekarang. Hentikan itu sedari kemarin. Industri daging-hewan harus ditiadakan – baik itu hewan dari udara, darat maupun laut. Bisakah kita bayangkan? Hewan, mereka hanya terbang di udara, mereka bahkan tidak menyentuh kita, mereka tidak lakukan apa pun terhadap kita – kita menembak mereka, menangkap, menarik mereka pulang dan memakannya. Kita sebut itu "makanan". Ikan yang berenang di laut, mengurus urusannya sendiri, tak pernah melakukan apa pun yang membahayakan kita, bahkan tidak mengenal kita, bahkan tidak melihat kita – kita menjaring mereka, membuat mereka mati lemas, membawanya ke meja kita dan kita sebut itu "makanan". Ikan itu mungkin memiliki bayi yang menunggunya. Burung itu mungkin punya banyak bayi yang menunggunya. Dan hewan darat, mereka sudah tidak begitu banyak, karena kita membiakkan mereka – berarti mengundang mereka ke planet kita. Nah, jika kita mengundang seseorang ke rumah kita, kita sebut apa orang ini? Tamu, bukan? Benarkah itu?

Tanya: Ya.

Maha Guru Ching Hai: Oke. Sekarang, kita mengundang hewan tidak berdosa ini ke planet kita lalu kita menyiksa mereka sepanjang hidup mereka yang mengenaskan, mengurung mereka dalam kandang kecil dimana mereka bahkan tidak bisa berputar, seumur hidup mereka, termasuk hewan hamil, termasuk bayi hewan yang kecil. Kita undang mereka ke planet kita dengan membiakkan mereka, menghamilkan, dengan memakai semua jenis teknik untuk mengundang mereka ke planet kita, lalu kita menyiksa mereka, menganiaya mereka, membuat mereka mati lemas, dan membunuh mereka secara massal. Tuan rumah macam apa kita? Mengapa kita mengundang mereka ke sini dan memperlakukan mereka begitu? Jika seseorang mengundang kita ke rumah mereka dan memperlakukan kita seperti itu, bayangkan bagaimana rasanya. Bayangkan jika kita berada pada posisi babi yang dikurung itu atau sapi yang dirantai, atau ayam yang mati lemas atau bebek yang berdesakan dalam pabrik hewan. Bayangkan jika itu adalah kita, maka Anda akan mengerti apa yang saya katakan.

Kita harus menghentikan semua kekejaman ini, karena kita adalah orang yang beradab, yang manusiawi. Kita beradab, kita berpendidikan, kita beragama. Kita telah diajari oleh semua nabi yang teragung sejak zaman dahulu kala untuk menjadi manusia yang bermartabat, maka kita harus menghentikan semua pembunuhan massal terhadap hewan dari udara, dari daratan atau lautan – dari mana pun sama sekali. Itu adalah satu-satunya cara yang secara lestari bisa dan harus kita kembangkan demi anak dan cucu dan generasi mendatang kita. Itu adalah satu-satunya cara yang harus kita kembangkan, dan bagaimanapun juga, cara vegan untuk membangun masyarakat adalah yang paling sesuai dengan standar welas asih manusia. Itu benar-benar cara yang paling damai, cara surgawi, dari peradaban anak Tuhan, karena kita menyelamatkan kehidupan; bukan hanya kita menyelamatkan hewan itu, kita menyelamatkan diri kita, kita selamatkan kehidupan dunia, semua orang di dunia. Lalu kita menjadi pahlawan. Planet yang terselamatkan dari kehancuran, seperti Venus, diselamatkan karena masyarakatnya menjadi vegan – maksud saya planet yang terselamatkan.

Saya pernah mengatakan bahwa ada 4 planet yang mirip Venus, hanya dua di antaranya yang terselamatkan karena penduduknya menjadi vegan. Dua Venus yang lainnya hancur – yang satu lenyap sama sekali, yang lainnya panas mendidih, tidak bisa ditinggali – sebab mereka belum menjadi vegan. Dua Venus yang lainnya terselamatkan karena mereka telah menjadi vegan. Banyak planet yang tidak selamat seperti Mars, lenyap dengan daging yang masih ada di dalam mulut mereka, di antara gigi mereka.

Jadi, terserah kita. Jika kita sendiri yang vegan, setidaknya diri kita akan berubah, dan jika ada cukup banyak orang, masyarakat kita akan berubah, Anda tahu bagaimana hal itu mengubah kehidupan Anda, pola makan vegan. Kita menjadi lebih pintar, lebih peka, lebih berwelas asih, lebih peduli kepada setiap orang lain dan lingkungan dan hewan di sekitar kita. Kita menjadi manusia yang berbeda dan kita bahagia menjadi sangat berbeda. Jika setiap orang dalam masyarakat menjadi vegan, kita akan mengembangkan cara yang luar biasa sebagai satu planet secara keseluruhan di alam semesta. Pada saat itu, tidak ada batas bagi kemajuan rohani kita dan bahkan kemajuan sosial, teknologi, materi kita, setelah kita beralih kepada sifat kita yang berwelas asih seperti Tuhan. Semua yang lain secara alami akan dibangun di atas fondasi ini, dan fondasi yang tepat, fondasi satu-satunya yang harus kita miliki dari kebaikan penuh kasih – dan masyarakat akan berkembang dan mengatur dirinya sendiri: dalam damai, kebijaksanaan, welas asih dan hidup bermartabat bersama-sama dengan semua makhluk hidup.

----- ----- -----

Maha Guru Ching Hai: Salah seorang siswa saya berkata kepada saya sore ini, "Guru, jika semua orang di dunia kita berlatih Metode Quan Yin, maka pastilah tidak akan ada perang dan kelaparan. Kita saling membantu, kita bekerja dengan cepat, kita saling percaya. Dunia ini pasti akan menjadi Surga!" Saya setuju. Itu karena ketika seseorang dengan sungguh-sungguh berlatih Metode Quan Yin, meskipun ia bisa memperoleh apa pun yang ia inginkan, ia meminta sangat sedikit. Kecuali dalam keadaan bencana besar yang genting, kita meminta sangat sedikit. Permintaan kita kian lama kian sedikit. Kita menopang diri sendiri, mendapatkan uang dari pekerjaan kita. Makanan vegetarian sangatlah murah. Kita bekerja untuk dapatkan uang yang cukup untuk diri kita. Kita mematuhi lima sila sehingga kita tidak ingin mencuri, kita tidak tamak, kita tidak mengambil suami atau istri orang lain, kita tidak makan daging atau minum alkohol, kita tidak memakai narkoba. Jadi, ke mana akan kita belanjakan uang kita?

Kita makan semakin sedikit dan mengonsumsi semakin sedikit. Setiap hari setelah bekerja, jika kita punya waktu, kita bermeditasi. Kita tidak keluar untuk makan, minum atau kesenangan. Jika kita tidak memiliki uang, kita tidak berbelanja. Menjadi seorang vegetarian biayanya sangat murah. Kita bekerja, memakai pakaian sederhana, menjalani kehidupan sederhana. Jika kita punya waktu, kita bermeditasi dan bukan melakukan hal-hal buruk. Kita tidak melibatkan diri dalam perkelahian, dan lain-lain. Jadi, kita secara alami menjalani sila tanpa masalah. Setelah bekerja, kita pulang untuk bermeditasi atau ikut meditasi kelompok, mendengarkan rekaman audio Guru dan mempelajari ajarannya. Kita tidak memiliki waktu untuk melakukan hal-hal jahat. Kita bahkan tidak memikirkan tentang hal itu. Tetapi, itu hanya impian saya, impian saya. Apakah impian itu akan jadi kenyataan atau tidak tergantung kehendak Tuhan.

Jika seluruh dunia bisa berlatih Metode Quan Yin, atau separuh dunia berlatih Metode Quan Yin, dunia ini akan mendapat manfaat yang luar biasa. Kita bisa mendukung ilmuwan hebat itu dan ilmuwan kedokteran yang hebat yang bisa menemukan banyak peralatan yang baik yang bisa selamatkan orang dari penyakit apa saja. Ada orang yang seperti itu. Tapi. karena mereka kekurangan dukungan keuangan, dan dukungan dari orang lain, terkadang mereka tidak bisa kembangkan penemuan itu. Beberapa ilmuwan telah menemukan banyak mesin yang bagus yang bisa digunakan untuk memberi manfaat bagi banyak orang dengan sangat cepat, tetapi mereka kekurangan dukungan. Sebaliknya, banyak yang iri hati kepada mereka dan menyabot proyek mereka sehingga tidak bisa mereka kembangkan.

Jika setiap orang memiliki semangat praktisi Quan Yin, bersifat mendukung orang lain, berkontribusi kepada masyarakat tanpa ego, dan melayani Tuhan dan orang sepenuh hatinya, bakat setiap orang bisa dikembangkan, setiap ilmuwan dapat menemukan mesinnya, menguji coba mesinnya, dan melayani orang; setiap dokter dapat menemukan banyak macam obat-obatan dan banyak perlengkapan untuk menyembuhkan segala penyakit.

Jadi jika, di satu sisi, orang duniawi berlatih spiritual dan, di sisi lainnya, memiliki penemuan beradab yang dapat menyembuhkan penyakit dan membuat hidup kita lebih nyaman, saya kira kita tidak akan ingin pergi ke Nirwana (Surga Tertinggi) karenanya. Kita tidak akan ingin pergi ke Nirwana mana pun. Ini adalah satu impian saya, tetapi mungkin hal ini akan jadi kenyataan. Dengan kekuatan berkah Anda, dengan kekuatan berkah setiap orang, ini pasti akan jadi kenyataan.

email to friend Kirim halaman ini buat teman