Silsilah Mulia Kita
 
Meditasi Quan Yin: Banyak Agama, Satu dalam Tuhan   
Bagian ke 1
Bagian ke 2
Bagian ke 3
Bagian ke 4
Download    

Sejak zaman dahulu kala, umat manusia telah mencari hakekat dari kehidupan. Selama Perjalanan Jati Diri ini berlangsung, Meditasi Quan Yin - Metode pencerahan seketika telah ada di sana untuk menerangi jalan. Meditasi ini diberikan dengan banyak nama sepanjang waktu. Kontemplasi pada Cahaya dan Suara batin ini telah membuka jalan bagi Jati Diri Ketuhanan yang lebih tinggi untuk memberikan panduan kepada Intisari Batin para inisiat dalam perjalanan pulang mereka ke Rumah Sejati.

Dari seluruh perjalanan hidup, para individu dari setiap agama dan pemikiran telah menganut metode meditasi ini, yang diberikan secara gratis oleh Maha Guru Ching Hai.

Penganut Zoroastrian: Salam, pemirsa yang berharga. Saya seorang Inisiat Iran penganut Zoroaster.

Penganut Sikh: Saya seorang Sikh.

Penganut Kristen: Saya seorang Kristen.

Penganut Bahai: Saya seorang Bahai.

Penganut Yahudi: Shalom, saya seorang Yahudi.

Penganut Buddha: Saya biarawati Buddhis.

Atheis: Halo pemirsa, saya dulunya seorang atheis.

Supreme Master TV: Kami menampilkan pembicaraan dengan beberapa anggota Asosiasi kami yang sangat mengabdi dengan keyakinan agama mereka, dan telah menemukan Metode Quan Yin sebagai sebuah teman berharga dalam kehidupan spiritual mereka.

Penganut Kristen: Ketika saya mendapatkan Meditasi Metode Quan Yin, saya menjadi lebih memahami pengamalan agama saya sendiri dan hal yang ada di dalam kitab suci yang mendukung apa yang kita percayai dan ajarkan.

Supreme Master TV: Dengan mencapai sebuah pemahaman yang lebih jelas dari agama dan keyakinan kita sendiri lewat latihan Metode Quan Yin, kita kemudian menjadi penganut yang lebih baik.

Maha Guru Ching Hai: Tidak perlu untuk mengubah agama Anda atau melakukan hal apa pun. Hanya meditasi. Saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana untuk meditasi, itu saja. Ok? Tetaplah pada apa pun yang Anda yakini. Tetaplah menjadi seorang Kristen, tetaplah menjadi seorang Buddhis. Tetaplah pada jalan apa pun, ajaran Guru apa pun yang paling Anda sukai. Saya hanya memperlihatkan kepada Anda bagaimana untuk menyentuh intisari pokok ajaran yang Anda percayai.

Penganut Sikh: Saya juga telah mempelajari bahwa Sikh dan Guru Ching Hai keduanya mempunyai ajaran yang sangat serupa, dan saya telah belajar untuk mengembangkan yang satu dengan menggunakan yang lainnya.

Penganut Bahai: Melalui latihan ini saya menjadi penganut Bahai yang lebih baik.

Supreme Master TV: Sekarang, apa yang membawa seseorang, khususnya yang taat pada agama, untuk mencari guru spiritual yang masih hidup?

Penganut Yahudi: Saya ingat ketika mulai belajar sejarah Musa. Saya mempelajari bahwa ia telah melihat Tuhan dalam bentuk api dan telah mendengar Suara-Nya. Kemudian pada saat saya pulang ke rumah, saya duduk di atas kursi kesukaan nenek saya, sambil melihat ke atas ke Surga dan merasa heran, “Bagaimana dapat berbicara dan mendengarkan Tuhan dan saya tidak dapat?”

Penganut Muslim: Apa yang saya pelajari dari Guru Sufi dan Guru lain, agama lain, adalah untuk memulai proses realisasi diri, Anda perlu seorang Guru hidup.

Penganut Hindu: Dalam agama Hindu kami menjadi kebiasaan untuk membacakan “Guru adalah Brahma (Tuhan Pencipta), Guru adalah Vishnu (Tuhan Pemelihara), Guru adalah Shiva (Tuhan Penghancur), salam saya untuk Guru tersebut, yang sungguh adalah Tuhan Tertinggi” untuk memberi penghormatan tertinggi kepada Guru. Karena hanya melalui seorang Guru, kita manusia mendapat kesempatan untuk mengenal tentang Jiwa, Tuhan, dan Brahma, Jiwa agung. Untuk itu, saya dulu juga dalam pencarian seorang Guru sejati.

Penganut Muslim: Saya telah membaca ayat dan kitab suci agama Islam. Semua membicarakan tentang kenyataan bahwa kesadaran spiritual adalah sebuah pengalaman yang harus dialami dan tidak dapat dipahami secara intelektual. Mereka sering membicarakan tentang sebuah selubung di antara kita dan dunia di luar, dunia yang lebih tinggi dan saya selalu ingin tahu dan tergugah bagaimana kita sebenarnya bisa  mendapatkan pengalaman yang guru ini bicarakan. Dan seorang Guru hidup kelihatan memberikan sesuatu ketika mereka masih hidup yang bisa Anda dapatkan hanya dengan membaca buku dan kitab.

Supreme Master TV: Dikatakan bahwa “Ketika murid sudah siap, Guru akan muncul.” Kadang ini terjadi pada orang yang kebanyakan nampaknya tidak percaya. Sebagai contoh anggota Asosiasi kami dari Selandia Baru yang sebelumnya adalah seorang atheis kemudian berlatih spiritual dengan Maha Guru Ching Hai.

Atheis: Nah, sebagai seorang atheis, saya tidak percaya pada Tuhan. Saya tidak percaya adanya Tuhan. Saya ingat memikirkan lebih dari satu waktu bahwa jika ada Tuhan, saya tidak akan memuja-Nya karena melihat keadaan dunia ini. Tentu saja sampai kemudian saya menyadari bahwa manusia sendiri yang menciptakan kekacauan yang dihadapi dunia hari ini. Orang yang saya tahu benar-benar mencintai Tuhan, berkata demikian atau yang agamais, pergi ke gereja dan apa tidak – Saya hanya berpikir mereka lemah dan menipu dan bahwa mereka hanya menggunakan agama sebagai sebuah penopang untuk hidup mereka. Jadi sebagai seorang atheis yang saya percayai adalah kesenangan. Saya hidup untuk bersenang-senang. Semua yang ingin saya lakukan adalah minum, merokok, obat-obatan, dan bersenang-senang. Itulah hidup bagi saya. Saya tidak tahu cara hidup lain apa pun dan saya tidak ingin hidup dengan cara lain apa pun. Jadi saya melakukan itu selama bertahun-tahun.

Maha Guru Ching Hai: Karena jika kita tidak melihat Tuhan, jika kita tidak melihat sifat Buddha di dalam diri kita, sangat sulit untuk percaya, bukan? Jadi, kita tidak dapat menyalahkan atheis karena tidak percaya pada Tuhan.

Jadi, bagi beberapa yang tidak percaya karena tidak melihat, kami menawarkan kesempatan untuk melihat Tuhan atau melihat hakikat Buddha. Itulah apa yang kita sebut pencerahan seketika, mengenal Hakikat diri Anda, mengenal Kerajaan Tuhan dalam batin - yang dapat kita percayai. Karena ketika kita tercerahkan, apakah kita seorang Kristen atau Buddhis atau Tao, kita menemukan hal yang sama. Kita temukan kebijaksanaan yang sama, Kerajaan yang sama, Nirwana yang sama. Tidak ada perbedaan.

Adik laki-laki saya adalah seorang praktisi Metode Kemudahan pada saat itu. Dan saya ingat suatu hari ia memakai earphone di atas kepalanya di dapur, dan saya pergi dan melepaskan earphone itu dari kepalanya dan meletakkannya pada telinga saya dan saya mendengar Guru bernyanyi, “Sing Halleluiah pada Tuhan.” Dan saya berpikir, “Oh Tuhanku, adikku menjadi seorang Kristen.” Dan saya meletakkan kembali earphone itu ke kepalanya dan berjalan pergi. Dan cukup lucu, tidak lama setelah itu saya ingin tahu lebih jauh apa yang sedang ia lakukan. Jadi saya pergi bersama dan belajar Meditasi Metode Kemudahan. Dan baiklah, itu telah mengubah hidup saya sepenuhnya.

Supreme Master TV: Bagi calon-calon spiritual yang belum cukup siap untuk berlatih Metode Quan Yin, terdapat Meditasi Metode Kemudahan, juga bebas biaya dan tanpa kewajiban apa pun.

Metode Kemudahan yang sederhana dan Metode Quan Yin adalah latihan meditasi yang cocok dengan hampir semua agama, pribadi, kebiasaan masyarakat, dan gaya hidup. Pengetahuan atau pengalaman meditasi sebelumnya tidak diperlukan. Ratusan hingga ribuan pencari Kebenaran di seluruh dunia telah tergerak oleh ajaran Maha Guru Ching Hai dan menganggap Metode Quan Yin sebuah hal yang sangat penting untuk kehidupan spiritual dan fisik setiap hari mereka.

Pendeta: Salah satu hal pertama yang saya pelajari sebagai seorang pendeta dan seorang pengajar adalah Anda adalah murid awal dan selamanya. Dan salah satu ayat kesukaan saya dari kitab Injil adalah: “Diberkatilah manusia yang berjalan tidak di dewan yang tidak beriman, maupun berdiri di jalan para pendosa, maupun duduk di kursi hinaan, tetapi kesukaannya akan hukum Tuhan, dan di dalam hukum ini ia bermeditasi siang dan malam.” Dan itu membantu perjalanan saya ke dalam latihan meditasi ini.

Supreme Master TV: Setiap praktisi mempunyai cerita mereka sendiri untuk diceritakan tentang bagaimana mereka berkenalan dengan Supreme Master Ching Hai – dari menonton DVD ceramahnya tentang Metode Quan Yin, hingga tentang Supreme Master Television di stasiun kereta api, sampai pengalaman metafisika dan doa-doa…

Biarawan Buddha: Pada tahun 1995, ketika saya di Pegunungan Palgong, seorang rahib yang sudah saya kenal memberi sebuah buku. Ketika saya membaca buku itu “Kunci Pencerahan Seketika Bagian 1” mengandung semua kata dan apa yang telah saya alami di Gunung Jiri. Jadi, saya merasa terpesona dengan buku tersebut. Jadi saya tertarik kepadanya, merindukan bertemu Guru. Saya merasa bahwa saya harus mempelajari metode ini dan saya pun diinisiasi.

Penganut Kristen: Pertama-tama berhubungan dengan metode itu melalui putri saya. Saya menonton salah satu DVD Guru. Saya benar-benar menyukainya, saya merasa tergerak, dan ia benar-benar membicarakan tentang segala hal yang sudah saya percaya selama cukup lama, dan itu adalah hubungan pertama saya, dan saya merasa sangat senang. Dan sejak saat itu saya menjalankan Metode Kemudahan, dan setelah itu, terima kasih Tuhan, saya mampu menjadi seorang vegetarian, dan menerima inisiasi.

Penganut Sikh: Ketika saya berusia sekitar delapan tahun, ibu saya memperoleh inisiasi. Pada saat itu, saya heran kenapa dia bisa, jadi saya bertanya padanya dan dia katakan pada saya karena dia ingin bertemu dengan Tuhan. Dan saya juga ingin bertemu Tuhan, jadi saya tanyakan dia bagaimana saya bisa memperoleh inisiasi. Dia bilang saya tak bisa karena saya masih sangat muda, tapi saya terus meminta. Dan kemudian akhirnya dia mendaftarkan nama saya dan saya pun diinisiasi.

Penganut Zoroastrian: Ketika saya mengenal Maha Guru Ching Hai lewat Supreme Master Television, saya tak hanya merasa sangat senang karena saya telah menemui seorang Guru sejati yang unik dan sangat berkuasa, tapi saya juga tercengang bahwa saya tak bisa menemukan kontradiksi apa pun antara ajaran-ajaran Guru dan wejangan Nabi Zoroaster.

Penganut Bahai: Baiklah, alasan mengapa saya menjadi anggota asosiasi dan memutuskan untuk mengikuti ajaran Maha Guru Ching Hai adalah pada saat saya mendapat kesempatan untuk melihat Guru, sesuatu dalam diri saya, memicu perasaan sama yang saya miliki dengan pengalaman spiritual yang saya dapati di agama Baha’i. Dalam agama Baha’i mereka sering merujuk pada pengalaman yang bersifat mistis. Dan sebagai hasilnya, saya memiliki hubungan dengannya, dan itu adalah sesuatu yang saya rasakan secara intuisi.

Pribumi Amerika: Mengapa saya datang ke Maha Guru Ching Hai untuk diinisiasi? Dan pertanyaan itu muncul dalam mimpi saya bahwa saya harus. Itu berada dalam majalah nomor 185 ini; itu menceritakan seluruh kisahnya jika Anda tertarik, dan itu berada dalam mimpi bahwa saya datang ke Guru Ching Hai.

Supreme Master TV: Mungkin beberapa cerita yang paling menarik adalah dari praktisi yang mengalami penglihatan Maha Guru Ching Hai dalam mimpi atau meditasi mereka, bahkan sebelum mereka benar-benar mengenal banyak tentangnya.

Penganut Tao: Liu Pei-zhong, guru hebat saya pernah menceritakan kepada saya, “Beberapa tahun kemudian, seorang dari luar negeri akan datang ke Formosa (Taiwan) untuk membebaskan umat manusia. Dia adalah seorang Buddha sejati.” Saya tahu bahwa orang ini pastilah seorang Buddha besar, bukan seorang yang biasa, karena dia dikirim oleh Surga. Jadi, saya terus menunggu. Suatu sore, sekitar pukul 3 sore, saya sedang bermeditasi, dan saya berkata kepada diri saya, “Betapa anehnya, bagaimana saya melihat matahari?”

Lalu saya perhatikan bahwa matahari ini berbeda – dengan ribuan cahaya sinar emas memancar darinya. Maka, saya tahu seorang Buddha Agung telah muncul. Saya bertanya, “Buddha atau dewa jenis apa Anda ini? Jika saya punya pertalian dengan Anda, tolong tunjukkan diri Anda pada saya.” Sungguh, setelah beberapa kata muncullah: “Buddha Bercahaya Emas.” Saya berpikir, “Bodhisattva Quan Yin, juga punya cahaya emas, tapi yang ini terlihat jauh lebih kuat.” Matahari dengan ribuan kali cahaya emas dan memancarkan aura luar biasa. Energinya luar biasa kuat. Ini pastinya Buddha Agung. Lalu, seorang Tuhan Buddha wanita muncul. Lalu saya pun menyadari, “Ah! Ini adalah Ibu dari seluruh Buddha. Ini luar biasa! Ibu dari segala Buddha adalah Makhluk Tertinggi dan paling tua! Akhirnya, wajahnya berubah menjadi wajah Maha Guru Ching Hai.”

Penganut Muslim: Sejak saya mulai berlatih Meditasi Quan Yin, semua pertanyaan saya terjawab, semua misteri terbuka jelas. Dan saya merasa saya memahami lebih baik tulisan para guru Sufi dan guru-guru lainnya.

Penganut Kristen: Metode Meditasi Quan Yin tidak hanya memberi kita pengalaman pencerahan, metode itu menjawab pertanyaan bahwa kebijaksanaan adalah hal yang pokok.

Penganut Hindu: Keyakinan saya terhadap agama Hindu bahkan tumbuh semakin kuat. Setelah diinisiasi, saya merasa lebih damai, saya merasa lebih dekat kepada Tuhan.

Penganut Yahudi: Pemahaman saya diperdalam, berkenaan dengan nilai Yahudi dan Taurat.

Penganut Bahai: Setelah berlatih Metode Quan Yin, saya tumbuh lebih dekat pada diri saya sendiri, pada Baha’u’llah yaitu pendiri Agama Bahá’í, dan `Abdu’l-Bahá.

Penganut Zoroastrian: Saya tidak menemukan satu pun kontradiksi antara ceramah-ceramah Guru dan kata-kata nabi Zoroaster. Guru mengajarkan kepada para inisiat untuk menjaga lima sila yang juga sila-sila utama Zoroastrianisme, yaitu selalu berpikir baik, berbicara baik, dan berlaku baik.

Supreme Master TV: Syarat-syarat untuk belajar Metode Meditasi Quan Yin meliputi ketaatan yang ketat pada lima pedoman. Para inisiat harus menjaga lima pedoman dalam tindakan, perkataan, dan pikiran. Pedoman itu meliputi:

1. Pantang melukai makhluk hidup apa pun. Pedoman ini menuntut pola makan vegan murni yang tanpa daging, ikan, unggas, telur, atau susu.

2. Pantang berbicara yang tidak benar.

3. Pantang mengambil apa yang bukan miliknya.

4. Pantang berperilaku seksual yang tidak benar.

5. Pantang mengonsumsi segala yang bersifat meracuni. Hal ini termasuk menghindari segala jenis racun, seperti alkohol, narkoba, tembakau, dan film-film serta bacaan kekerasan berlebihan atau cabul.

Selain itu, para praktisi Metode Quan Yin harus bermeditasi paling sedikit dua setengah jam setiap hari.

Maha Guru Ching Hai menjelaskan dasar dari lima pedoman itu dan mengapa hal itu penting, tidak hanya untuk berlatih spiritual, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Maha Guru Ching Hai: Lima sila yang telah saya beritahukan pada Anda bukan berasal dari saya. Itu diturunkan dari para Guru terdahulu untuk menuntun manusia ke arah kemanusiaan yang benar. Sekarang, jika Anda menaati kelima sila ini, Anda belum termasuk orang kudus, ok? Itu hanyalah standar manusia, oke? Seorang manusia tidak dapat pergi dan mencuri milik orang lain, milik manusia lain, bukan? Tak boleh membunuh yang lain, bukan? Tak boleh membunuh hewan; mereka lemah, mereka tak berdaya dan mereka penuh kasih, mereka tak melakukan kesalahan apa pun. Jadi seluruh lima sila – jangan membunuh, jangan mencuri, jangan berbohong, jangan berperilaku seksual menyimpang, dan tidak mengonsumsi racun – semua hanya untuk melindungi Anda – dari segi moral dan kesehatan juga untuk kerukunan sosial.

Supreme Master TV: Para Anggota Asosiasi kami mendapati bahwa kelima pedoman ini memberikan manfaat besar pada mereka dalam ketenteraman menyeluruh. Beberapa merasa bahwa aturan-aturan ini, sesuai dengan sila-sila suci yang ada dalam agama-agama utama, membawa mereka lebih dekat pada keyakinan mereka.

Penganut Buddha: Buddha Shakyamuni juga mengatakan bahwa sila itu seumpama tangga yang terhubung ke Surga. Jika kita tidak punya tangga, kita tak mampu naik. Setelah saya bertemu dengan Maha Guru Ching Hai, saya tentu saja bangga dalam menerapkan hal yang sama yang dilakukan Buddha Shakyamuni 3.000 tahun yang lalu. Saya sadar dapat hidup benar dan berjalan di jalan benar, sebagai pelepas keduniawian, dengan mengikuti ajaran. Itulah alasan mengapa kami harus menyebarkan ajaran Guru di dunia. Sebagai pelopor, kami para pelepas keduniawian harus memimpin para pengikut dengan benar.

Penganut Sikh: Dalam Sikhisme dikatakan, untuk menemukan Tuhan, kita pertama harus menemukan Guru sejati, atau Orang Kudus sejati yang dapat membimbing kita kepada-Nya. Dalam cara yang sama, Guru adalah sama, adalah orang kudus yang dapat membimbing saya pada Tuhan. Dalam Sikhisme dikatakan bahwa kita harus memperlakukan semua hewan dengan baik dan memperlakukan semua orang dengan hormat, dan Guru juga mengajarkan hal ini. Dan Guru berkata bahwa makan daging adalah dosa dan itu juga dikatakan dalam Sikhisme.

Penganut Bahai: Setelah mengikuti apa yang Maha Guru Ching Hai telah jelaskan, yang sebagian besar sama seperti yang kami miliki dalam Agama Bahá’í – tak boleh merokok dan bermabuk-mabukan dan memakai narkoba dan sejenisnya. Dan dia menekankan satu hal yang amat penting bagi saya, yaitu tidak boleh membunuh dan termasuk tidak makan daging, yang juga bagian dari Agama Bahá’í walaupun dulu saya pribadi belum menjadi vegetarian atau menerapkan vegetarian sama sekali.

Atheis: Setelah enam bulan berlatih Metode Meditasi Kemudahan, saya ingin mendapatkan lebih. Saya mendaftar untuk inisiasi, saya diterima, saya pergi ke inisiasi dan kemudian – Bang! Satu pengalaman spiritual telah mengubah hidup secara besar-besaran atau tiga kejadian. Dan ketika saya pulang, saya tinggalkan tempat inisiasi dengan begitu banyak cinta di dalam diri saya dan merasa begitu bersih tanpa noda dalam tubuh saya, entah di suatu tempat yang tak tersentuh oleh tangan. Saya begitu bahagia dengan kasih Tuhan. Dan selanjutnya, semakin saya bermeditasi dan semakin bersih saya menjalani hidup – cara hidup vegan, tanpa alkohol, tanpa narkoba, menjaga kelima sila – welas asih saya tumbuh, pengetahuan saya, kebijaksanaan saya, dan di atas segalanya, kasih.

Maha Guru Ching Hai: Pada saat inisiasi, kami akan langsung membuat Anda dapat mengalami Suara Surgawi. Itu mengangkat Anda, dan juga Anda akan melihat Cahaya pada saat bersamaan – tergantung pada ketulusan Anda, Anda melihat Cahaya lebih redup atau Cahaya lebih terang. Seketika, pada saat inisiasi, setelah kami memberitahu Anda bagaimana duduk dan merilekskan diri Anda, dan lain-lain, maka Anda akan mendapatkan itu.

Penganut Zoroastrian: Setelah saya mengenal Maha Guru Ching Hai, saya menyadari bahwa dia menjanjikan kepada para inisiat bahwa jika mereka menaati kelima sila dengan benar, pada saat inisiasi, Guru akan memberi mereka pencerahan seketika. Dan faktanya dia membantu mereka untuk mengalami Cahaya dan Suara Tuhan, dan membantu mereka berkomunikasi langsung dengan Tuhan. Pada saat inisiasi, janji ini terbukti bagi saya.

Supreme Master TV: Selain meditasi, praktisi Metode Quan Yin menemukan penghiburan dalam ajaran-ajaran Maha Guru Ching Hai – mutiara-mutiara kearifan universal yang memperindah keyakinan-keyakinan religius mereka sendiri dengan lebih jelas dan jernih.

Penganut Yahudi: Saya dulu mengajar bahasa asing di sekolah-sekolah Yahudi. Dan saya ingat bahwa petuah-petuah Guru sangat membantu saya karena ketika kelas dimulai, saya biasa menulis sebuah petuah di papan tulis untuk mendiskusikannya. Dan para siswa memang, terbiasa untuk mencari hubungan dengan petuah itu karena itu berkaitan dengan pelajaran Taurat mereka dan nilai-nilai Yahudi.

Penganut Bahai: Dalam Agama Bahai, Anda dimaksudkan untuk menjaga latar belakang budaya agama Anda sendiri, tetapi tetap mengembangkan diri sendiri secara spiritual. Dengan demikian, mengikuti pesan Maha Guru Ching Hai untuk meditasi lebih dalam dan menemukan kebenaran spiritual di dalam kepercayaan kita sendiri sejalan dengan apa yang saya rasa Baha’u’llah akan inginkan.

Pribumi Amerika: Saya sedang menawarkan tangan kiri saya karena tangan kiri paling dekat dengan hati, maka saya menghormati Anda. Dan saya juga menunjukkan Anda tangan saya, terbuka, bahwa jika Anda mempunyai sebuah tangan seperti tangan ini yang kita semua miliki, apa pun ras kita, apa pun kebangsaan kita, apa pun kepercayaan agama kita, dari mana pun kita berasal, kita mempunyai sebuah tangan yang persis seperti ini. Jadi, jika tangan Anda seperti tangan saya, maka Anda adalah seorang saudara atau saudari saya. Tangan juga menceritakan kisah lain, sebuah kisah dari kehidupan kita bersama.

Supreme Master TV: Hakikat dari sebagian besar agama dunia adalah keyakinan bahwa kita akhirnya terhubung dengan sang Ilahi, dan satu sama lain. Dalam komunitas spiritual praktisi Meditasi Quan Yin, kami berasal dari semua latar belakang budaya dan kepercayaan, “kesatuan dalam keragaman” adalah pesan biasa yang terpatri dalam keyakinan kami.

Penganut Bahai: Prinsip-prinsip dalam Agama Bahai yang telah saya yakini sebelumnya, sekarang saya secara intuitif telah merasakannya, sedangkan sebelumnya mereka hanya petunjuk yang secara intelektual saya pegang dengan kuat. Sebagai contoh, beberapa hal utama dalam Agama Bahai seperti kesatuan umat manusia, kesatuan agama, dan Tuhan Yang Maha Esa. Mengatakan bahwa semua agama memuja Tuhan yang sama, dan semua agama pada dasarnya sama, dari sumber yang sama, dan bahwa semua manusia pada dasarnya semua sederajat. Saya sangat mempercayai ini. Tetapi, setelah meditasi dan berlatih Metode Quan Yin, saya tumbuh lebih dekat dengan diri sendiri, dengan Baha’u’llah, pendiri Agama Bahai, dan Abdu’l-Bahá. Saya secara intelektual tidak lagi merasa bahwa semua manusia adalah satu, saya merasakannya secara intuitif.

Penganut Muslim: Saat kita membaca kitab dan tulisan spiritual, sering pikiran kita mengartikan apa yang kita baca, dan kita sering salah mengerti pesan dari kitab tersebut. Saya merasa bahwa dengan Meditasi Metode Quan Yin, saya telah mendapatkan kembali kejernihan pikiran dan intuisi, sehingga saya dapat mengerti pesan yang sebenarnya dari Al Quran dan ajaran Islam.

Ajaran seperti - kita semua satu, bahwa semua agama adalah satu; kita satu dengan Tuhan; kita satu sama lain, semuanya satu; tidak ada pemisahan di antara kita. Seorang cendekiawan Islam baru-baru ini berkata dalam salah satu halamannya bahwa Nabi Muhammad adalah seorang Kristen sejati dan Yesus seorang Muslim sejati. Dan itu adalah semacam kesatuan yang saya pahami dengan berlatih Meditasi Metode Quan Yin.

Supreme Master TV: Maha Guru Ching Hai telah sering mengingatkan bahwa Metode Quan Yin bukan sebuah agama. Ia menyatakan bahwa itu hanya Guru hidup yang dapat menghubungkan kita dengan Maha Guru batin kita sendiri, Ketuhanan yang melekat di dalam diri kita semua.

Maha Guru Ching Hai: Ajaran saya bukan agama. Saya hanya seorang guru untuk membuat Anda mengerti agama Anda dengan lebih baik. Untuk membuat Anda menjadi umat Yahudi yang lebih baik, Katolik yang lebih baik, Buddhis yang lebih baik.

Supreme Master TV: Dengan Meditasi Cahaya dan Suara sehari-hari, kita terhubung dengan sumber Cinta tak terbatas yang merupakan Diri Sejati kita. Secara alami, toleransi, pengertian, dan cinta kita selamanya akan terus berkembang. Kita tidak hanya menjadi penganut agama yang lebih baik, tetapi juga anggota masyarakat yang lebih baik, anggota keluarga yang lebih baik, teman yang lebih baik.

Penganut Bahai: Agama Bahai adalah sebuah keyakinan, sebuah jalan yang benar tentang kasih, sebagaimana semua agama. Sesuatu yang benar-benar hakiki dari sifat manusia kita. Dan melalui meditasi, saya benar-benar dapat merasakan apa sebenarnya itu dan tidak hanya sekadar kata-kata yang diucapkan.

Penganut Yahudi: Saya dapat katakan bahwa dengan latihan Metode Quan Yin dan ajaran-ajaran Guru, hidup saya banyak berubah. Belas kasih saya berkembang dan di atas semuanya, saya mempelajari apa arti sebenarnya dari “kasihi sesamamu”. “Kasihi sesamamu” adalah mengasihi dia apa pun perbedaannya. Saya belajar bahwa menjadi seorang Yahudi yang baik adalah menyayangi praktisi dari kepercayaan lain juga. Karena jika saya dapat mengasihi orang lain yang berpikir berlainan dan dia dapat melakukan hal yang sama, dia juga akan mengasihi saya. Dunia akan menjadi damai jika seperti itu. Tidak akan terdapat perbedaan di antara kita.

Penganut Kristen: Salah satu hal yang pertama muncul dalam pengalaman saya dengan ajaran itu adalah kita semua terhubung. Semua pemeluk agama yang berbeda yang saya jumpai saat kami bertemu di retret atau saat konferensi video, saya bertemu orang lain yang berlatih Buddhisme, Hinduisme, Islam, semua itu. Ajarannya menghubungkan apa yang saya katakan titik-titik pertemuan. Kita satu tubuh; tetapi banyak anggota bercabang ke luar ke seluruh dunia. Walaupun kita mempunyai latihan dan prosedur berbeda yang kita lakukan, kita mempunyai dasar cinta dan belas kasih yang sama dan menjadi orang suci yang mulia, tanpa melihat apa tanda pengenal kita.

Silakan kunjungi http://www.GodsDirectContact.or.id untuk mempelajari lebih jauh tentang Maha Guru Ching Hai dan Meditasi Metode Quan Yin


 
Cari di Semua Acara
 
Video Tanpa Teks Terjemahan
 
Paling populer
 SILSILAH KITA YANG MULIA Masa Depan Pendidikan: Pembelajaran Berbasis Kesadaran di Universitas & Sekolah Maharishi – Bagian 1/3
 Warisan Kristen yang Penuh Kasih: Ordo Zaman Keemasan dan Gerakan Awal Vegetarian
 Meditasi Quan Yin: Banyak Agama, Satu dalam Tuhan
 Dengan Kasih Tuhan, Asosiasi Vegetarian Kristen
 Emanuel Swedenborg dan Swedenborgianisme: Gereja Rohani dari Jiwa-jiwa yang Terhubungkan
 Mengingat Hakekat Sejati Kita: Lao Tzu dan Taoisme (Bahasa China)
 Ahimsa dan Tradisi Jainisme yang Tanpa Karma (Bahasa Hindi)
 Hirarki Makanan Nabati menurut Al Qur’an oleh Profesor Kebangsaan Iran Jamshid Khodadadi
 SILSILAH KITA YANG MULIA Agama Bahá’í dan Deklarasi mengenai Báb - Bagian 1 dari 2
 Menelusuri Vegetarisme dalam Warisan Yunani Kuno (Bahasa Yunani)